Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 22 DESEMBER 2025 • 19:30 WIB

Hati-hati Gigi Bolong pada Anak, Ini Penyebab dan Gejalanya!

Hati-hati Gigi Bolong pada Anak, Ini Penyebab dan Gejalanya!Liputan Audy Dental bahas gigi bolong pada anak (Indozone/Zahra Utami Putri)

INDOZONE.ID - Gigi bolong pada anak kerap dianggap masalah sepele, padahal bisa berdampak serius pada kenyamanan dan kesehatan si kecil. 

Kondisi ini sering kali tidak disadari karena anak belum mampu mengungkapkan rasa sakit yang dirasakannya.

Selain itu, tanpa penanganan sejak dini, gigi bolong dapat mengganggu aktivitas sehari-hari anak.

Oleh karena itu, penting bagi orangtua untuk memahami penyebab dan gejala gigi bolong pada anak sejak awal, Berikut penjelasannya.

Penyebab Gigi Bolong Pada Anak

Ada beberapa penyebab gigi bolong pada anak di antara lain, kebiasaan makan dan minum manis, kebersihan gigi buruk dan kurang nutrisi. 

Namun, ada salah satu penyebab utama gigi bolong pada anak yang sering disepelekan oleh orangtua justru berasal dari orangtua, yaitu tidak membiasakan gosok gigi sebelum tidur.

Baca juga: Sakit Gigi Bisa Sebabkan Sakit Jantung, Kenali Apa Itu Endokarditis

Banyak anak terbiasa tidur tanpa menyikat gigi terlebih dahulu, padahal kebiasaan ini bisa berdampak serius pada kesehatan gigi.

“Kesalahan sepele anak yang sering dilupakan orangtua adalah tidak menyikat gigi sebelum tidur. Karena saat anak tidur tidak ada produksi air liur, proses pembersihan jadi terhambat. Bakteri tetap menempel di gigi hingga akhirnya menyebabkan gigi bolong,” jelas drg. Eka Sabaty Shofiya, Sp.KGA dalam jumpa pers di Jakarta, Senin (22/12/2025).

Tanda-tanda Gigi Bolong pada anak 

Setelah memahami penyebabnya, orangtua juga perlu mengenali tanda-tanda gigi bolong pada anak. Pasalnya, tidak semua anak mampu mengungkapkan rasa nyeri gigi yang mereka alami. 

Oleh karena itu, orangtua perlu lebih peka dengan melihat perubahan kondisi fisik dan perilaku anak, salah satunya saat anak mulai tidak nafsu makan.

“Nah, tanda-tanda yang paling menonjol itu anak tidak mau makan, gelisah saat tidur, sering memegang pipi, dan pada beberapa kasus air liur keluar lebih banyak karena saat sakit mulutnya sering terbuka,” tambah drg. Eka.

Kapan Harus ke Dokter?  

Banyak orangtua baru membawa anak ke dokter gigi saat gigi sudah berlubang, padahal kondisi tersebut menandakan masalah sudah cukup serius. Idealnya, pemeriksaan gigi dilakukan sejak gigi pertama anak tumbuh.

Baca juga: Jangan Remehin Gigi Copot! Ini 4 Bahaya yang Diam-diam Bikin Kamu Menyesal

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Hati-hati Gigi Bolong pada Anak, Ini Penyebab dan Gejalanya!

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!