ilustrasi playing victim. (Shutterstock)
INDOZONE.ID - Menghadapi playing victim bisa jadi tantangan tersendiri, terutama saat perilaku mereka yang membuat kamu terseret dalam drama yang tidak perlu.
Sering kali, orang dengan perilaku ini terus-menerus menonjolkan diri sebagai korban untuk menarik perhatian atau menghindari tanggung jawab.
Jika tidak hati-hati, Kamu bisa ikut terbawa emosi dan kehilangan energi. Nah agar kamu tidak terbawa emosi dan masuk ke dalam drama, ada beberapa cara untuk tetap tenang dan menjaga batasan saat berhadapan dengan mereka.
Berikut informasi lengkap tentang Playing Victim:
Adapun beberapa penyebab seseorang menjadi perilaku playing victim:
Orang yang pernah mengalami trauma terkadang terus memproyeksikan diri sebagai korban dalam hubungan mereka.
Beberapa orang menggunakan peran korban untuk menghindari rasa bersalah atau tanggung jawab.
Ada yang bermain sebagai korban agar mendapatkan perhatian, dukungan, atau validasi dari orang lain.
Seseorang bisa memilih menjadi korban daripada menghadapi konflik secara langsung.
Orang dengan rasa percaya diri rendah mungkin menjadi korban untuk menghindari kritik atau penilaian, sekaligus mengontrol situasi.
Orang dengan perilaku playing victim cenderung selalu menyalahkan orang lain dan jarang mengakui kesalahan atau tanggung jawabnya.
Baca juga: 5 Zodiak yang Paling Sering Playing Victim, Kenali Sifat Mereka
Selain itu, mereka juga sering merasa tidak dihargai meski bukti menunjukkan sebaliknya. Alih-alih mencari solusi, mereka lebih fokus mengeluhkan masalah yang dihadapi.
Kadang, mereka menggunakan rasa bersalah sebagai alat, misalnya berkata, "Aku sudah melakukan segalanya untukmu, tapi lihat apa yang kau lakukan padaku."
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Healthline