Ilustrasi makan makanan sehat (freepik/rawpixel-com)
INDOZONE.ID - Di tengah ritme kehidupan yang serba cepat, menjaga energi tetap stabil sepanjang hari, tentu bukan perkara mudah.
Banyak orang mengandalkan kopi atau minuman manis, untuk mendongkrak stamina. Tapi, efeknya sering kali hanya sementara dan diikuti rasa lelah yang lebih berat.
Pendekatan yang lebih cerdas dan berkelanjutan, yakni dengan menerapkan pola makan penambah energi berbasis nutrisi anti-lelah.
Memilih makanan bernutrisi tinggi (vitality foods), dan menyusun diet penambah energi yang seimbang, perlu dilakukan.
Hal ini agar tubuh dapat mempertahankan stamina, fokus, serta kesehatan secara menyeluruh tanpa bergantung pada stimulan instan.
Baca juga: Tubuh Tetap Lelah Meski Sudah Tidur Lama? Ini Penjelasannya
Dikutip dari Medical Daily, rasa lelah tidak selalu disebabkan kurang tidur. Faktor lain seperti dehidrasi, stres berkepanjangan, serta pola makan rendah gizi juga berperan besar.
Kekurangan zat besi, magnesium, dan vitamin B dapat menghambat produksi energi di tingkat sel.
Lonjakan gula darah akibat konsumsi karbohidrat olahan atau camilan manis, juga memicu penurunan energi secara drastis.
Selain itu, gangguan hormonal—termasuk masalah tiroid—dapat memperparah kondisi kelelahan.
Memahami penyebab ini penting, agar pilihan makanan justru mendukung, bukan merusak, energi alami tubuh.
Ilustrasi makanan mengandung magnesium (Freepik/yuliyafurman)
Makanan vitalitas adalah bahan pangan padat nutrisi yang membantu tubuh memproduksi energi secara efisien dan berkelanjutan. Berbeda dengan “booster” instan, makanan ini bekerja menjaga stamina jangka panjang.
Ciri utama makanan vitalitas meliputi:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Medical Daily