INDOZONE.ID - Di balik rutinitas padat anak muda urban, kesehatan pankreas sering luput dari perhatian.
Pola makan tak teratur, asupan gula berlebih, dan minim serat jadi kombinasi yang diam-diam membebani tubuh. Sejumlah orang mulai mencari solusi praktis untuk menjaga keseimbangan gaya hidup tanpa ribet.
Padahal, organ seperti pankreas terus bekerja tanpa jeda, mengatur gula darah dan metabolisme, bahkan saat kita lupa makan tepat waktu.
Masalahnya, tanda gangguan pankreas jarang terasa di awal. Ketika muncul, biasanya sudah dalam kondisi yang tidak ideal.
Inilah yang membuat isu ini sering dianggap sepele, terutama oleh usia produktif.
Baca juga: Kenali 5 Tanda Peringatan Dini Kanker Pankreas
Sarapan terlewat, makan siang asal cepat, malam ditutup camilan manis.
Pola ini cukup umum di kalangan pekerja muda dan mahasiswa.
Tanpa disadari, asupan karbohidrat sederhana dan gula jadi berlebihan. Sementara serat, protein seimbang, dan nutrisi pendukung justru minim.
Baca juga: Gaya Hidup Tak Sehat Picu Penyakit Kanker Pankreas
Dalam jangka panjang, kondisi ini membuat pankreas bekerja ekstra keras.
Ironisnya, karena tubuh masih terasa “normal”, kesadaran untuk memperbaiki pola hidup sering datang terlambat.
Berbeda dengan jantung atau lambung, pankreas jarang jadi topik obrolan.
Padahal organ ini berperan penting dalam mengatur kadar gula darah melalui insulin.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan