Selasih Menurunkan Kolesterol (Freepik )
INDOZONE.ID - Chia seed dan selasih sering dianggap sama karena bentuknya mirip, warnanya gelap, dan sama-sama akan mengembang seperti gel saat direndam air.
Banyak orang bahkan mengira selasih adalah versi lokal dari chia seed.
Padahal, meski terlihat serupa, keduanya berasal dari tanaman yang berbeda dan punya kandungan nutrisi serta manfaat yang tidak sepenuhnya sama.
Belakangan ini, chia seed dan selasih makin populer karena sering disebut sebagai superfood.
Keduanya sering muncul di menu diet, infused water, sampai minuman kekinian.
Baca juga: Mengenal Cereulide, Toksin Berbahaya dari Bakteri Bacillus Cereus
Tapi sebelum Kamu ikut-ikutan tren, penting untuk tahu perbedaan chia seed dan selasih agar manfaat yang Kamu dapat benar-benar sesuai dengan kebutuhan tubuhmu.
Artikel ini akan membahas secara lengkap perbedaan chia seed dan selasih, mulai dari asal-usul, kandungan nutrisi, manfaat kesehatan, sampai mana yang lebih cocok untuk Kamu konsumsi sehari-hari.
Chia seed adalah biji kecil berwarna hitam atau abu-abu yang berasal dari tanaman Salvia hispanica.
Tanaman ini sudah digunakan sejak zaman suku Aztec dan Maya sebagai sumber energi.
Bahkan, kata “chia” sendiri dalam bahasa Maya berarti “kekuatan”.
Baca juga: Stop Lihat Medsos tanpa Henti, Ini 5 Cara Ampuh Lepas dari Doomscrolling
Di era modern, chia seed dikenal luas sebagai superfood karena kandungan serat, protein, omega-3, serta mineralnya yang tinggi.
Menurut Health.com, chia seed termasuk salah satu makanan nabati dengan kandungan nutrisi yang sangat padat meski ukurannya kecil.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber