Ilustrasi pasien konsultasi masalah tulang (freepik)
INDOZONE.ID - Jika kamu pergi ke klinik atau rumah sakit untuk berobat karena sedang demam, batuk berdahak, atau pemeriksaan penyakit secara menyeluruh, mungkin akan diarahkan ke dokter umum terlebih dahulu.
Berbeda dengan orang-orang yang memiliki penyakit lebih spesifik, yang membutuhkan perawatan lebih intensif pada satu bidang atau bagian tubuh tertentu. Biasanya, orang-orang ini akan direkomendasikan untuk cek ke dokter spesialis.
Dokter spesialis merupakan seseorang yang sudah melewati pendidikan dokter umum, kemudian lanjut ke pendidikan spesialis. Dokter ini memiliki keahlian khusus untuk menangani masalah kesehatan pada bagian tubuh tertentu.
Buat kamu yang masih bingung macam-macam dokter spesialis yang ada, berikut daftar lengkapnya.
Baca juga: Depresi Bisa Terlihat ‘Normal’, Ini 8 Tanda yang Jarang Orang Sadari
Dokter spesialis penyakit dalam (Sp.PD) sering disebut juga internis, akan membantu pasien yang punya masalah jantung, gangguan pencernaan, hingga diabetes.
Spesialis penyakit dalam ini memiliki beberapa sub spesialis, yaitu dokter penyakit dalam kardiovaskular (Sp.PD-KKV), dan dokter ahli endokrin (Sp.PD-KEMD).
Dokter spesialis kedua yaitu THT (telinga, hidung, dan tenggorokan). Dokter spesialis THT menangani gangguan pada ketiga bagian tubuh tersebut.
Biasanya, jika kamu punya masalah pada hidung akan memengaruhi fungsi telinga. Hal ini juga sering terjadi pada tenggorokan dan telinga yang mengalami masalah tertentu.
Dokter spesialis mata (Sp.M) adalah dokter yang fokus dalam mendiagnosis dan mengobati masalah indra penglihatan. Kamu bisa datang ke dokter ini jika mengalami masalah, seperti katarak, rabun jauh, glaukoma, bahkan tumor atau kanker mata.
Baca juga: Superfood Indonesia: Daftar Makanan Lokal Bergizi Tinggi yang Tak Kalah dari Panganan Impor
Dokter spesialis obstetri dan ginekologi (Sp.OG) memiliki keahlian yang berhubungan dengan organ reproduksi wanita, kehamilan, dan persalinan.
Obstetri adalah cabang ilmu kedokteran yang belajar tentang kehamilan dan persalinan. Sedangkan ginekologi mempelajari reproduksi wanita.
Dokter ini sering disebut juga dokter obgyn atau kandungan. Mereka bisa bantu pasien untuk periksa kehamilan, memantau kondisi rahim, serta melakukan pemeriksaan rutin untuk kesehatan organ intim wanita.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Hellosehat.com, Alodokter.com