Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 19 JULI 2026 • 13:15 WIB

Jangan Anggap Sepele Nyeri Haid! Bisa Jadi Tanda Adenomiosis, Ini Gejalanya

Jangan Anggap Sepele Nyeri Haid! Bisa Jadi Tanda Adenomiosis, Ini GejalanyaIlustrasi wanita mengalami nyeri haid hebat akibat Adenomiosis. (Freepik)

INDOZONE.ID – Adenomiosis merupakan salah satu gangguan pada rahim yang kerap dialami wanita usia reproduktif. Terlebih, mereka yang berusia 40 hingga 50 tahun.

Kondisi ini dapat menyebabkan nyeri haid yang hebat, perdarahan menstruasi berlebihan, hingga pembesaran rahim. 

Meski bukan penyakit kanker, adenomiosis dapat mengganggu kualitas hidup dan dalam beberapa kasus dikaitkan dengan masalah kesuburan maupun komplikasi kehamilan.

Apa Itu Adenomiosis?

Dikutip dari Mayo Clinic, adenomiosis adalah kondisi ketika jaringan endometrium, yaitu jaringan yang melapisi bagian dalam rahim, tumbuh masuk ke dalam lapisan otot rahim (miometrium).

Dalam siklus menstruasi normal, jaringan endometrium akan menebal sebagai persiapan kehamilan. Jika tidak terjadi pembuahan, jaringan tersebut akan luruh dan keluar sebagai darah menstruasi. 

Baca juga: Mengenal Adenomiosis, Penyakit yang Diderita Melaney Ricardo hingga Rahimnya Diangkat

Namun, pada penderita adenomiosis, jaringan yang tumbuh di dalam otot rahim juga mengalami penebalan, peluruhan, dan perdarahan setiap kali menstruasi.

Akibatnya, rahim dapat membesar dan menimbulkan nyeri, kram hebat, serta perdarahan menstruasi yang lebih banyak dari biasanya.

Gejala Adenomiosis

Sebagian wanita dengan adenomiosis, tidak mengalami gejala sama sekali. Namun, pada sebagian lainnya, kondisi ini dapat menimbulkan berbagai keluhan, antara lain:

  • Menstruasi yang sangat banyak atau berlangsung lebih lama dari biasanya.
  • Nyeri haid (dismenore) yang berat.
  • Nyeri tajam atau kram hebat di area panggul saat menstruasi.
  • Nyeri panggul yang berlangsung terus-menerus.
  • Nyeri saat berhubungan seksual.
  • Rahim membesar sehingga bagian bawah perut terasa penuh, tertekan, atau nyeri saat disentuh.

Jangan Anggap Sepele Nyeri Haid! Bisa Jadi Tanda Adenomiosis, Ini GejalanyaIlustrasi nyeri haid (Pixabay/Anastasia Gepp)

Kapan Harus ke Dokter?

Segera periksakan diri ke dokter apabila mengalami:

  • Perdarahan menstruasi yang sangat banyak atau berlangsung berkepanjangan.
  • Nyeri haid berat hingga mengganggu aktivitas sehari-hari.
  • Nyeri panggul yang terus berulang tanpa penyebab yang jelas.

Pemeriksaan sejak dini penting, untuk memastikan penyebab keluhan dan membedakan adenomiosis dari penyakit rahim lainnya.

Apa Penyebab Adenomiosis?

Hingga saat ini, penyebab pasti adenomiosis masih belum diketahui. Namun, para ahli memiliki beberapa teori mengenai bagaimana kondisi ini dapat terjadi, di antaranya:

  • Sel-sel endometrium masuk ke dalam otot rahim, kemungkinan akibat sayatan operasi pada rahim, seperti operasi caesar atau pengangkatan miom.
  • Jaringan endometrium sudah terbentuk di dalam otot rahim sejak masa perkembangan janin.
  • Peradangan pada lapisan rahim setelah melahirkan yang memicu masuknya jaringan endometrium ke otot rahim.
  • Sel punca (stem cell) dari sumsum tulang berubah menjadi sel yang menyerupai jaringan endometrium.
  • Menstruasi retrograde, yaitu kondisi ketika darah menstruasi mengalir kembali ke rongga panggul melalui saluran tuba, yang juga diduga berperan pada endometriosis.

Terlepas dari mekanismenya, pertumbuhan jaringan adenomiosis diketahui dipengaruhi oleh hormon estrogen.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Mayo Clinic

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Jangan Anggap Sepele Nyeri Haid! Bisa Jadi Tanda Adenomiosis, Ini Gejalanya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!