Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 26 JANUARI 2026 • 15:15 WIB

Apa Itu Hematokrit? Pengertian, Nilai Normal, dan Penyebab Naik Turun

Apa Itu Hematokrit? Pengertian, Nilai Normal, dan Penyebab Naik TurunApa Itu Hematokrit? Pengertian, Nilai Normal, dan Penyebab Naik Turun (Freepik)

INDOZONE.ID - Banyak orang mungkin pernah mendengar istilah hematokrit saat melakukan pemeriksaan darah, tetapi tidak banyak yang tahu apa artinya. 

Hematokrit adalah persentase sel darah merah dalam total darah yang berperan penting dalam mengangkut oksigen ke seluruh tubuh.

Hasilnya bisa memberikan petunjuk tentang adanya anemia, dehidrasi, atau gangguan darah lainnya.

Memahami hematokrit, nilai normalnya, serta faktor yang memengaruhi naik atau turunnya kadar hematokrit sangat penting agar tubuh tetap sehat dan penyakit dapat dicegah lebih awal.

Pengertian Hematokrit

Hematokrit adalah persentase volume sel darah merah dibandingkan dengan total volume darah dalam tubuh. Sel darah merah berperan penting membawa oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh dan membawa karbon dioksida kembali ke paru-paru untuk dikeluarkan.

Jika hasil tes menunjukkan angka 45 persen, itu berarti terdapat 45 mililiter sel darah merah dalam 100 mililiter darah. 

Karena sel darah merah bertugas membawa oksigen ke seluruh tubuh, kadar hematokrit menjadi indikator kunci apakah tubuh kamu mendapatkan pasokan oksigen yang cukup atau tidak.

Baca juga: Golongan Darah yang Lebih Berisiko Terserang Stroke Dini

Nilai Normal Hematokrit

Kadar hematokrit normal bervariasi tergantung pada usia, jenis kelamin, dan kondisi fisik seseorang. Secara umum, berikut adalah rentang nilai normalnya:

  • Laki-laki dewasa: 40 persen – 52 persen
  • Perempuan dewasa: 36 persen – 48 persen
  • Anak-anak: 35 persen – 45 persen
  • Bayi baru lahir: 44 persen – 64 persen

Penyebab Hematokrit Tinggi (Polisitemia)

Kadar hematokrit yang terlalu tinggi membuat darah menjadi kental dan sulit mengalir. Penyebabnya antara lain:

1. Dehidrasi

Penyebab paling umum. Saat tubuh kekurangan cairan, volume plasma darah berkurang sehingga konsentrasi sel darah merah terlihat meningkat.

2. Penyakit Paru atau Jantung

Tubuh memproduksi lebih banyak sel darah merah untuk mengompensasi rendahnya kadar oksigen dalam darah.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Healthline

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Apa Itu Hematokrit? Pengertian, Nilai Normal, dan Penyebab Naik Turun

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!