kantung darah (pixabay @sabinurce)
INDOZONE.ID - Stroke telah lama menjadi ancaman kesehatan yang serius, terutama ketika menyerang usia produktif.
Penelitian terbaru mengungkap kaitan yang menarik antara golongan darah dan risiko stroke dini. Temuan ini penting karena melibatkan faktor genetik yang tidak dapat diubah, namun meningkatkan kewaspadaan kita.
Informasi mengenai golongan darah yang lebih berisiko terserang stroke ini dapat menjadi dasar untuk strategi pencegahan yang lebih terfokus sejak usia muda.
Penelitian University of Maryland menjelajahi Hubungan Golongan Darah dengan Stroke Dini. Sebuah studi komprehensif dari University of Maryland (dipublikasikan pada tahun 2022) mengulas hubungan golongan darah ABO dengan stroke iskemik dini.
Baca juga: 7 Suplemen untuk Pengidap Diabetes yang Bantu Kelola Gula Darah
Stroke iskemik, yang terjadi akibat penyumbatan aliran darah menuju otak, menjadi fokus utama dalam analisis berskala besar ini.
Hasil signifikan penelitian tersebut menunjukkan bahwa golongan darah A memiliki risiko stroke yang lebih tinggi.
Individu dengan golongan darah A tercatat memiliki risiko 16 persen lebih besar untuk mengalami stroke sebelum usia 60 tahun.
Penting untuk dicatat, peningkatan risiko ini bersifat relatif dan tidak mutlak, namun menuntut kewaspadaan lebih.
donor darah (pixabay @Big_Heart)
Sebaliknya, individu dengan golongan darah O menunjukkan kabar baik dengan risiko stroke yang secara konsisten lebih rendah.
Penurunan risiko stroke dini pada golongan darah O mencapai sekitar 12 persen dibandingkan dengan golongan darah lainnya. Faktor biologis yang memengaruhi pembekuan darah diduga kuat menjadi penyebab perbedaan risiko ini.
Meskipun golongan darah dan stroke memiliki kaitan genetik, perlu ditekankan bahwa golongan darah bukanlah satu-satunya atau penyebab utama stroke.
Baca juga: Benarkah Bersepeda Santai Bisa Menurunkan Tekanan Darah? Ini Penjelasannya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Geriatri.co.id