Ilustrasi seorang bingung mengapa hal sama terjadi berulang kali (Freepik)
INDOZONE.ID - Pernah nggak sih, setelah kamu tahu satu hal, kamu jadi merasa dunia penuh dengan hal itu? Mulai dari kata, lagu, sampai topik tertentu, semuanya terasa muncul berulang kali tanpa henti.
Sekilas terlihat seperti kebetulan atau pertanda tertentu yang sulit dijelaskan.
Padahal, kondisi ini ada penjelasan psikologisnya dan cukup umum dialami banyak orang. Nah, fenomena ini biasanya dikenal sebagai Baader-Meinhof, atau ilusi frekuensi.
Bagi kamu yang pernah mengalami hal serupa dan ingin tahu lebih banyak tentang fenomena baader meinhof, berikut penjelasannya.
Pernah merasa baru saja mendengar satu istilah atau melihat suatu hal, lalu tiba-tiba hal itu muncul terus di mana-mana?
Bisa di media sosial, obrolan teman, hingga iklan di jalan. Pengalaman ini dikenal sebagai fenomena Baader–Meinhof, atau sering disebut frequency illusion.
Baca juga: Fenomena Urban Loneliness: Saat Hidup di Kota Besar Justru Bikin Kesepian
Jadi fenomena Baader-Meinhof adalah kecenderungan otak untuk lebih memperhatikan sesuatu yang baru saja menarik perhatian.
Akibatnya, hal tersebut terasa muncul berulang kali dan seolah-olah menjadi sangat sering ditemui. Padahal, bukan karena jumlahnya bertambah, melainkan karena kesadaran kita terhadapnya menjadi jauh lebih tinggi.
Dalam psikologi, Baader-Meinhof terjadi karena kombinasi dua proses mental utama. Pertama adalah selective attention, yaitu kecenderungan otak untuk fokus pada informasi yang baru, menarik, atau relevan secara personal.
Jadi ketika kita baru mengenal sesuatu, otak secara otomatis menandainya”sebagai informasi penting, sehingga kamu akan memikirkan hal itu terus menerus.
Kedua adalah confirmation bias, yaitu kecenderungan kita untuk mengingat hal-hal yang menguatkan apa yang sudah kita sadari, sambil mengabaikan informasi lain yang sebenarnya juga ada.
Akibatnya, kamu merasa seolah-olah fenomena tersebut muncul terus-menerus, padahal sebenarnya frekuensinya sama seperti sebelumnya.
Contoh paling sederhana dalam fenomena ini adalah saat kamu baru membeli atau tertarik pada suatu barang, misalnya sepatu atau motor dengan model tertentu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Very Well Mind