Dr. Mariano Barbacid Temukan Metode Baru Lumpuhkan Kanker Pankreas (barbacidlab.es - Freepik)
INDOZONE.ID - Dr. Mariano Barbacid, peneliti senior di Pusat Penelitian Kanker Nasional Spanyol (CNIO), kembali mencuri perhatian dunia medis dengan terobosan terbarunya dalam penelitian kanker pankreas.
Setelah puluhan tahun meneliti onkogen KRAS, Barbacid kini memimpin studi yang membuka harapan baru bagi pasien penyakit yang dikenal sangat agresif ini.
Kanker pankreas sering disebut sebagai salah satu jenis kanker tersulit ditangani karena selnya cepat beradaptasi dan resisten terhadap pengobatan.
Baca juga: Temuan Peneliti Mengenai Fosil di New Mexico Ungkap Kerabat Muskox di Zaman Es
Serangan tunggal sering tidak cukup. Sel kanker akan menemukan cara lain untuk bertahan hidup. Melansir laman Uniladtech, tim Barbacid mengembangkan terapi kombinasi tiga obat yang menarget jalur KRAS dari tiga arah sekaligus yaitu, inhibitor KRAS eksperimental, obat kanker paru yang sudah disetujui, dan penghancur protein khusus.
Hasilnya sungguh mengejutkan. Pada uji coba tikus, tumor pankreas hilang sepenuhnya dan tidak muncul kembali selama periode pemantauan, tanpa menimbulkan efek samping yang berarti.
Keberhasilan ini menandai kemajuan penting dalam strategi melawan salah satu kanker paling mematikan di dunia.
“Pendekatan tiga obat ini menarget sel kanker secara bersamaan, sehingga mengurangi kemampuan tumor untuk beradaptasi atau mengembangkan resistensi,” jelas tim peneliti.
Baca juga: Seperti Apa Isi Otak Ted Bundy? Jadi Barang Langka yang Diincar Para Peneliti
Terapi ini menggunakan daraxonrasib, afatinib, dan SD36, di mana SD36 memegang peranan penting untuk mencegah kekambuhan tumor.
Meskipun temuan ini sangat menjanjikan, Dr. Mariano Barbacid menekankan bahwa terapi ini masih berada pada tahap penelitian awal dan belum diuji pada manusia. Masih diperlukan uji klinis lanjutan untuk memastikan keamanan dan efektivitasnya dalam skenario dunia nyata.
Namun, hasil positif dari uji coba hewan ini memberikan arah yang jelas bagi pengembangan pengobatan kanker pankreas di masa depan.
Selain membuka kemungkinan terapi baru bagi kanker pankreas, penelitian ini juga memberi sinyal bagi pengembangan kombinasi obat serupa untuk jenis kanker lain.
Baca juga: Astronom Perancis Ini Menjadi Pemegang Rekor Peneliti Komet Terbanyak Sepanjang Masa
Para ilmuwan berharap, jika pendekatan ini berhasil, suatu hari nanti dapat menjadi titik balik dalam perjuangan melawan berbagai jenis kanker yang selama ini sulit disembuhkan.
Dr. Mariano Barbacid dan timnya membuktikan bahwa meski kanker pankreas adalah salah satu penyakit paling agresif dan mematikan, inovasi ilmiah dan penelitian yang cermat tetap mampu menghadirkan harapan baru bagi pasien di seluruh dunia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Uniladtech.com