ilustrasi perempuan lemas dan psuing akibat darah rendah (freepik)
INDOZONE.ID - Menstruasi memang bisa membawa berbagai perubahan di tubuh, salah satunya penurunan tekanan darah atau darah rendah yang bikin gampang pusing atau lemas.
Banyak perempuan merasa tidak nyaman, apalagi kalau gejalanya cukup mengganggu aktivitas sehari-hari, salah satunya darah rendah ini.
Untungnya, ada beberapa cara sederhana yang bisa membantu mengatasi darah rendah saat menstruasi.
Penasaran apa saja cara mengatasi darah rendah saat menstruasi? Berikut penjelasannya.
Dehidrasi bisa membuat tekanan darah rendah makin parah, apalagi saat menstruasi, hingga bisa memicu gejala seperti pusing atau mual.
Nah, cara paling sederhana tapi efektif adalah memastikan tubuh selalu cukup cairan dengan minum air 2-3 liter sehari. Selain itu, larutan rehidrasi oral (ORS) juga bisa membantu mengembalikan hidrasi tubuh lebih cepat.
Kamu juga bisa konsumsi air kelapa atau jus jeruk nipis, agar menambah imun dan menjaga tubuh tetap terhidrasi.
Saat seperti ini sebaiknya kamu hindari minuman manis berlebihan, seperti minuman bersoda, kafein, atau alkohol, karena justru bisa bikin dehidrasi bertambah.
Dengan tubuh yang cukup terhidrasi, gejala tekanan darah rendah bisa lebih terkendali.
Bergerak ringan setiap hari, seperti jalan santai, yoga, meditasi, atau latihan pernapasan, bisa sangat membantu.
Aktivitas ini membuat jantung kamu bekerja lebih efisien, sehingga dapat meningkatkan sirkulasi darah dan menjaga tekanan darah tetap stabil.
Baca juga: 7 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Menstruasi, Langsung Bikin Energi Balik!
Jadi, luangkan waktu minimal 30 menit sehari untuk aktivitas ringan ini.
Namun, selalu ingat untul dengarkan tubuh kamu, dan jangan paksakan diri jika merasa lelah berlebihan selama menstruasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Healthshots