Ilustrasi orang yang memiliki inner child. (Photo/Ilustrasi/Ist)
INDOZONE.ID - Inner child adalah bagian dari dalam diri yang mewakili sisi anak-anak, yang mencerminkan bagaimana individu merasakan dunia saat masih kecil.
Luka inner child yang belum selesai bisa saja muncul dalam bentuk overthinking hingga sulit mengatur emosi.
Jika dibiarkan, kondisi ini bisa saja mempengaruhi hubungan, kepercayaan diri, bahkan kebahagiaan diri sendiri.
Kabar baiknya, inner child bisa dikenali dan dipulihkan secara perlahan dengan cara yang tepat. Yuk, kenali tanda-tandanya dan pelajari cara menghadapinya agar hidup terasa lebih tenang dan utuh berikut ini.
Luka pada inner child bisa memengaruhi cara seseorang berpikir, merasakan, dan berperilaku dalam kehidupan sehari-hari. Berikut beberapa tanda yang sering muncul:
Sering bereaksi berlebihan terhadap situasi tertentu, seperti mudah marah, sedih, tersinggung, atau cemas. Emosi terasa datang tiba-tiba dan sulit dikendalikan.
Baca juga: Ada Anak Kecil dalam Diri Kita, Yuk Kenali Apa Itu Inner Child!
Kerap merasa tidak berharga, tidak dicintai, atau merasa diri tidak cukup baik. Perasaan ini bisa membuat seseorang mudah meragukan kemampuan dan dirinya sendiri.
Mengalami kesulitan membangun atau mempertahankan hubungan yang stabil. Bisa berupa takut ditinggalkan, terlalu bergantung, atau justru menjauh dari orang lain.
Memiliki kecenderungan melakukan hal yang merugikan diri sendiri, seperti makan berlebihan, menarik diri, atau kebiasaan negatif lainnya sebagai pelarian emosi.
Merasa harus selalu sempurna dan takut melakukan kesalahan. Tekanan ini sering membuat seseorang mudah stres dan sulit merasa puas.
Pengalaman masa lalu yang menyakitkan membuat seseorang lebih waspada dan sulit membuka diri. Akibatnya, rasa percaya terhadap orang lain menjadi rendah.
Proses menyembuhkan inner child bukan sesuatu yang instan, tetapi langkah kecil yang konsisten bisa membawa perubahan besar. Berikut beberapa cara yang bisa kamu lakukan:
Baca juga: Anak Dimanjakan Sejak Kecil, Apa Dampaknya Saat Dewasa?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Innermelbpsychology