INDOZONE.ID - Pemeriksaan USG (ultrasonografi) menjadi salah satu momen paling dinantikan selama masa kehamilan. Melalui pemeriksaan ini, calon orang tua bisa melihat perkembangan janin di dalam kandungan secara langsung.
Tidak sedikit, ibu hamil yang hanya melihat gambarnya tanpa benar-benar memahami informasi penting di baliknya.
Artikel ini akan membahas panduan lengkap membaca hasil USG, arti istilah medis yang sering muncul, cara memahami gambar dan orientasi, hingga fungsi pemeriksaan USG dalam setiap trimester.
Perlu diingat, informasi ini bertujuan membantu pembaca memahami dasar-dasar hasil USG, bukan untuk menggantikan konsultasi medis dengan dokter atau tenaga kesehatan profesional.
Baca juga: Kenapa Retinol Dilarang untuk Ibu Hamil? Ini Risiko dan Fakta Medis yang Wajib Diketahui
USG atau ultrasonografi adalah prosedur medis yang menggunakan gelombang suara frekuensi tinggi, untuk menghasilkan gambaran organ dalam tubuh. Dalam kehamilan, USG digunakan untuk memantau kondisi rahim, plasenta, dan janin.
Beberapa tujuan utama pemeriksaan USG meliputi:
USG umumnya dilakukan beberapa kali selama kehamilan, tergantung kondisi ibu dan janin.
Baca juga: Ibu Hamil Wajib Tahu! Ini Tanda Kram Perut yang Normal dan Berbahaya
Sebelum memahami hasilnya, penting mengetahui bahwa ada beberapa jenis USG yang umum dilakukan:
Biasanya dilakukan pada awal kehamilan (trimester pertama). Alat dimasukkan melalui vagina, untuk mendapatkan gambaran lebih jelas mengenai embrio dan kantong kehamilan.
Dilakukan dengan menempelkan transduser di permukaan perut. Jenis ini paling sering digunakan selama kehamilan.
Memberikan gambaran lebih detail mengenai bentuk wajah dan tubuh janin. Namun, fungsi medis utamanya tetap sama, yaitu memantau perkembangan janin.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Maxhealthcare.in