Ilustrasi Osteoarthritis. (Eliani Kusnedi)
INDOZONE.ID - Osteoarthritis adalah salah satu masalah sendi yang paling sering dijumpai, terutama seiring bertambahnya usia.
Kondisi ini terjadi akibat peradangan dan kerusakan tulang rawan yang berfungsi sebagai bantalan di antara tulang. Akibatnya, sendi terasa nyeri, kaku, hingga membengkak.
Meski bersifat progresif atau berkembang perlahan, Osteoarthritis tetap bisa dikelola dengan berbagai terapi agar penderitanya tetap bisa beraktivitas nyaman.
Baca juga: 7 Cara Meningkatkan Imunitas Anak di Musim Pancaroba, Biar Nggak Gampang Sakit!
Berikut adalah beberapa jenis terapi yang perlu dipahami penderita Osteoarthritis.
1. Perubahan Gaya Hidup
Sebelum masuk ke obat-obatan, perubahan pola hidup sering kali jadi kunci utama untuk mengurangi beban pada sendi.
Siapa bilang nyeri sendi nggak boleh olahraga? Justru, gerakan yang tepat bisa memperkuat otot penopang sendi.
Aktivitas fisik yang disarankan meliputi latihan aerobik seperti jalan cepat, berenang, atau bersepeda statis untuk meningkatkan daya tahan tanpa membebani sendi secara berlebihan.
Selain itu, latihan keseimbangan dan mini squat juga membantu melatih kontrol gerakan saat menahan beban.
Baca juga: BAB Anak Ada Darahnya? Ini Penyebab Umum dan Tanda Harus Segera ke Dokter
Bayangkan sendi lutut kamu harus menopang beban berlebih setiap hari. Semakin berat badan kalian, semakin cepat tulang rawan mengalami gesekan.
Menurunkan berat badan, akan sangat membantu mengurangi tekanan pada sendi lutut dan pinggul secara signifikan.
2. Manajemen Obat-obatan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Siloam Hospital