Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 27 MARET 2026 • 08:05 WIB

Mengenal Virus Feline Panleukopenia, Penyebab Kematian Dua Anak Harimau di Bandung Zoo

Mengenal Virus Feline Panleukopenia, Penyebab Kematian Dua Anak Harimau di Bandung ZooIlustrasi anak harimau yang mati karena virus feline panleukopenia (freepik). 

INDOZONE.ID - Kematian dua anak harimau Benggala di Bandung Zoo pada Kamis (26/03/2026) menjadi sorotan, bukan hanya di tingkat lokal, tetapi juga dalam konteks ancaman penyakit global pada satwa liar.

Hara dan Huru, dua anak harimau berusia sekitar delapan bulan, dilaporkan mengalami gejala serius seperti muntah, diare, hingga penurunan kondisi tubuh secara drastis sebelum akhirnya mati dalam waktu berdekatan.

Virus Mematikan pada Keluarga Kucing

Hasil pemeriksaan mengarah pada infeksi virus feline panleukopenia, penyakit yang dikenal luas di dunia sebagai salah satu virus paling berbahaya bagi keluarga kucing (feline), termasuk satwa liar seperti harimau.

Baca juga: Tips Meninggikan Badan secara Alami, Dijamin Bantu Kamu Tambah Tinggi

Dilansir VCA Animal Hospitals, virus panleukopenia menyerang dan menghancurkan sel-sel yang berkembang cepat, termasuk sel di saluran pencernaan. 

Hewan yang terinfeksi akan mengalami penurunan sistem kekebalan tubuh dan berpotensi menyebabkan penyakit parah.

Ancaman yang Sudah Mendunia

Kasus infeksi virus Feline Panleukopenia bukan hal baru di dunia. Berbagai laporan internasional menunjukkan bahwa wabah Feline Panleukopenia telah terjadi di penampungan hewan di Amerika Serikat, kawasan konservasi satwa liar di Asia, dan kebun binatang di berbagai negara.

Virus ini menjadi perhatian serius karena mudah menyebar dan dapat bertahan lama di lingkungan, bahkan tanpa kontak langsung antarhewan.

Baca juga: 9 Makanan Setelah Donor Darah Biar Nggak Lemas, Wajib Dikonsumsi Nih!

Risiko Tinggi di Lingkungan Kebun Binatang

Lingkungan kebun binatang memiliki risiko tersendiri dalam penyebaran penyakit. Ada beberapa faktor yang meningkatkan risiko penularan.

  • Interaksi antarsatwa dalam ruang terbatas
  • Potensi kontaminasi dari lingkungan
  • Sulitnya deteksi dini pada hewan pembawa virus

Karena itu, standar internasional menekankan pentingnya biosekuriti yang ketat untuk melindungi satwa, terutama yang masih muda dan rentan.

Upaya Pencegahan

Langkah pencegahan yang direkomendasikan meliputi:

Baca juga: Ini Penyebab Menstruasi Berkepanjangan dan Cara Mengatasinya

  • Vaksinasi rutin pada satwa
  • Karantina bagi hewan baru atau sakit
  • Sanitasi kandang dan peralatan secara berkala
  • Pemeriksaan kesehatan induk sebelum berkembang biak

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Vcahospitals.com

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Mengenal Virus Feline Panleukopenia, Penyebab Kematian Dua Anak Harimau di Bandung Zoo

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!