Ilustrasi vaksin campak untuk bayi. (Eliani Kusnedi)
INDOZONE.ID - Memberikan vaksin campak ke bayi itu sangat penting, karena penyakit menular dan bisa berbahaya jika menyerang anak kecil.
Nah, biar nggak bingung, yuk pahami fungsi, jadwal, hingga efek samping pada bayi.
Vaksin campak berfungsi untuk melindungi bayi dari virus penyebab campak, yaitu Paramyxovirus. Virus ini mudah menyebar melalui droplet, atau percikan air liur saat batuk atau bersin.
Baca juga: Bisakah Melahirkan Normal Tanpa Jahitan? Ibu Hamil Wajib Tahu
Jika sampai terkena, terutama di anak di bawah 5 tahun, campak bisa memicu komplikasi serius seperti infeksi paru atau gangguan lainnya. Hingga saat ini, belum ada obat khusus yang bisa membunuh virus ini secara langsung.
Oleh karena itu, vaksin seperti Vaksin MR atau Vaksin MMR jadi cara paling efektif untuk perlindungan jangka panjang.
Agar perlindungannya maksimal, vaksin harus diberikan sesuai jadwal dari Ikatan Dokter Anak Indonesia.
Jika sempat terlewat, sebaiknya segera konsultasi ke dokter untuk penjadwalan ulang dan jangan ditunda terlalu lama.
Baca juga: Obat Alami untuk Herpes yang Aman dan Mudah Digunakan, Bisa Bantu Redakan Gejalanya
Efek Samping Vaksin Campak
Efek samping vaksin campak umumnya ringan dan wajar dan biasanya muncul dalam 1–2 hari setelah imunisasi.
Beberapa efeknya, antara lain:
Jika efek ini muncul, tandanya sistem imun bayi sedang bekerja untuk membentuk perlindungan.
Cara Mengatasi Efek Samping Vaksin
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Nutriclub.co.id