Ilustrasi lahiran normal tanpa jahitan. (Eliani Kusnedi)
INDOZONE.ID - Hari persalinan memang jadi momen yang paling ditunggu sekaligus membuat gelisah. Apalagi kalau pilih lahiran normal, banyak ibu yang mulai kepikiran soal kemungkinan robekan dan jahitan.
Banyak yang bertanya, memang bisa lahiran normal tanpa jahitan? Jawabannya bisa, dengan beberapa syarat kondisi yang harus terpenuhi.
Baca juga: Benarkah Kafein Matcha Lebih Halus dan Tak Bikin Jantung Berdebar Dibanding Kopi?
Saat proses persalinan normal, area perineum atau bagian antara vagina dan anus akan meregang untuk memberi jalan bayi keluar. Tapi, di beberapa kondisi, area ini bisa robek ringan atau dalam.
Kabar baiknya, nggak semua robekan harus dijahit. Jika robekannya ringan dan hanya di permukaan kulit, biasanya bisa sembuh sendiri tanpa tindakan jahitan.
Tapi jika robekannya cukup dalam hingga ke otot atau area lain, jahitan tetap diperlukan agar proses penyembuhan optimal.
Selain itu, ada juga tindakan medis yang disebut episiotomi atau gunting perineum. Tapi sekarang, tindakan ini nggak lagi dilakukan rutin, hanya kalau memang dibutuhkan secara medis.
Beberapa kondisi di bawah ini bisa membuat peluang robekan jadi lebih besar:
Baca juga: Sering Ribut Hal Sepele? Ternyata Ini Biang Kerok Hubungan Jadi Nggak Sehat
Tips Mengurangi Risiko Jahitan Saat Melahirkan
Walaupun nggak ada cara yang 100% menjamin bebas jahitan, ada beberapa hal yang bisa bantu meminimalkan risiko robekan parah.
1. Atur Cara Mengejan
Jangan terlalu memaksa, dorong bayi secara perlahan dan terkontrol agar jaringan punya waktu untuk meregang.
2. Kompres Hangat di Area Perineum
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Halodoc