Ilustrasi Infeksi Telinga pada Anak. (Eliani Kusnedi)
INDOZONE.ID - Infeksi telinga pada anak atau yang dikenal sebagai otitis media jadi salah satu masalah kesehatan yang cukup sering dialami balita, terutama setelah pilek, batuk, atau ISPA.
Kondisi ini sering membuat anak tiba-tiba rewel, demam, hingga sulit tidur karena rasa nyeri di telinga. Jika tidak ditangani dengan benar, kondisi ini bisa memengaruhi pendengaran hingga perkembangan bicara anak.
Baca juga: Ciri-ciri Janin Tidak Berkembang di Awal Kehamilan, Apa Saja?
Infeksi telinga terjadi ketika bagian telinga tengah mengalami peradangan akibat bakteri atau virus. Biasanya, kuman masuk dari hidung atau tenggorokan melalui saluran kecil bernama tuba Eustachius.
Pada anak-anak, saluran ini masih pendek dan sempit, jadi infeksi lebih mudah menyebar ke telinga.
Jenis ini muncul secara tiba-tiba dan biasanya disertai nyeri telinga, demam, serta anak jadi sangat rewel.
Pada kondisi ini, ada cairan yang menumpuk di telinga tengah meski infeksinya sudah mereda. Anak mungkin terlihat biasa saja, tetapi pendengarannya bisa sedikit terganggu.
Ini adalah infeksi telinga yang berlangsung lama atau sering kambuh. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa merusak bagian telinga secara permanen.
Baca juga: Cara Mengobati Sengatan Tawon yang Sudah Bengkak, Jangan Panik Dulu
Karena bayi dan balita belum bisa menjelaskan rasa sakitnya, orang tua perlu lebih peka terhadap perubahan perilaku anak.
Biasanya, gejala muncul beberapa hari setelah anak pilek atau batuk.
Baca juga: Jangan Anggap Sepele, Ini Ciri Sleep Apnea pada Anak
Penanganan infeksi telinga tergantung dari tingkat keparahan dan penyebabnya.
Jangan memberikan obat tetes telinga sembarangan tanpa anjuran dokter, apalagi jika telinga anak mengeluarkan cairan.
Baca juga: 7 Obat Vertigo Alami Aman dan Praktis yang Banyak Dipilih
Segera periksakan anak jika mengalami demam tinggi, keluar cairan atau nanah dari telinga, nyeri telinga berat, anak tampak lemas, pendengaran menurun, hingga gejala tidak membaik dalam 2–3 hari.
Penanganan yang cepat penting agar infeksi tidak makin parah dan mengganggu tumbuh kembang anak, terutama kemampuan mendengar dan berbicara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Primaya Hospital