Apakah TWS Bisa Bahaya buat Otak? Ini Fakta (freepik)
INDOZONE.ID - Pernah nggak kamu dilarang memakai TWS karena katanya bisa merusak otak?
Kekhawatiran ini cukup sering muncul karena TWS digunakan dekat dengan kepala, sehingga banyak orang mengaitkannya dengan risiko radiasi dari perangkat Bluetooth yang sering ramai dibahas.
Lalu, apakah TWS benar-benar berbahaya bagi otak atau hanya mitos yang sering dipercaya? Berikut penjelasannya:
Stigma soal TWS yang disebut bisa membahayakan otak memang sering muncul, apalagi perangkat ini dipakai dekat dengan kepala hampir setiap hari.
Namun menurut sampai saat ini belum ada bukti ilmiah konsisten yang menunjukkan bahwa earphone Bluetooth dapat merusak otak manusia.
Hal ini karena Bluetooth pada TWS menggunakan gelombang radio atau radio frequency (RF) yang termasuk radiasi non-ionisasi, bukan radiasi ionisasi seperti sinar-X atau sinar gamma.
Kemudian, jenis radiasi ini umumnya tidak merusak DNA, dan paparan dari perangkat Bluetooth yang beredar di pasaran masih berada dalam batas standar keamanan.
Bahkan sejumlah penelitian dan WHO juga belum menemukan bukti kuat bahwa paparan RF di bawah batas aman bisa meningkatkan risiko kanker otak.
Namun bahaya atau Risiko TWS tetap ada.
Risiko TWS sebenarnya lebih sering muncul dari cara pemakaiannya, bukan dari radiasi Bluetooth-nya.
Contohnya, memakai TWS terlalu lama dengan volume tinggi bisa membuat telinga bekerja lebih keras dan memicu gangguan pendengaran.
Baca juga: 6 Efek Samping Pakai TWS Terlalu Lama, Jangan Dianggap Sepele!
Selain itu, TWS yang jarang dibersihkan juga bisa jadi tempat menumpuknya kotoran dan bakteri, apalagi kalau sering dipakai saat telinga lembap.
Lebih dari itu, kebiasaan memakai TWS saat berkendara atau berada di tempat ramai juga bisa mengurangi fokus terhadap suara sekitar, sehingga berisiko membahayakan diri sendiri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Health.com, Soundcore