Fungsi Hati dan Perannya dalam Menjaga Kesehatan Tubuh (Freepik)
INDOZONE.ID - Tanpa disadari, hati bekerja selama 24 jam untuk menjalankan berbagai fungsi penting di dalam tubuh.
Organ ini berperan dalam menyaring zat berbahaya, menyimpan cadangan energi, hingga membantu proses pencernaan lemak.
Kalau fungsi hati terganggu, kesehatan tubuh secara keseluruhan juga bisa ikut terpengaruh. Itulah mengapa menjaga kesehatan hati menjadi salah satu hal penting yang tidak boleh diabaikan.
Lalu, apa saja fungsi hati bagi tubuh dan mengapa organ ini begitu penting? Simak penjelasannya berikut ini.
Hati adalah organ yang terletak di bagian kanan atas rongga perut, tepat di bawah diafragma. Organ berwarna cokelat kemerahan ini memiliki berat sekitar 1,2 hingga 1,5 kilogram pada orang dewasa.
Hati bekerja tanpa henti menjalankan lebih dari 500 fungsi penting untuk menjaga keseimbangan tubuh.
Organ ini juga memegang peran multidimensi yang memengaruhi hampir seluruh sistem organ tubuh sehingga kesehatannya perlu dijaga.
Baca juga: Fungsi Ginjal pada Tubuh Manusia dan Cara Menjaga Kesehatannya
Berikut ini, fungsi hati yang penting untuk menjaga kesehatan tubuh:
Hati membantu menyaring racun yang berasal dari makanan, minuman, obat-obatan, dan zat berbahaya lainnya sebelum dikeluarkan dari tubuh melalui urine atau feses.
Hati menghasilkan cairan empedu yang membantu mencerna lemak. Cairan ini juga membantu tubuh menyerap vitamin A, D, E, dan K dengan lebih baik.
Hati menyimpan glukosa dalam bentuk glikogen. Saat tubuh membutuhkan energi, glikogen akan diubah kembali menjadi glukosa untuk digunakan.
Di dalam hati terdapat sel khusus bernama sel Kupffer. Sel ini merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh yang bertugas menangkap dan menghancurkan bakteri, virus, atau sel-sel mati yang masuk ke hati melalui aliran darah dari usus.
Hati menghasilkan protein-protein khusus yang berperan penting dalam proses pembekuan darah (coagulation factors).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Healthline