INDOZONE.ID - Sebuah studi menemukan bahwa eritritol, salah satu jenis pemanis atau sweetener dapat meningkatkan risiko stroke dan serangan jantung. Waspadai buat kamu anak muda yang sering mengonsumsinya.
Pemanis buatan sering dipasarkan kepada masyarakat sebagai alternatif gula yang memungkinkan rasa minuman tetap manis. Tapi biasanya ditujukan untuk penderita diabetes, pemanis buatan diklaim sebagai bagian dari pola makan sehat.
Namun, menurut sebuah studi baru yang diterbitkan dalam Journal of Applied Physiology dan dipimpin oleh peneliti dari University of Colorado Boulder, pemanis buatan dapat menimbulkan risiko kesehatan serius dalam jangka panjang.
Baca juga: 4 Jenis Pemanis Buatan yang Sering Ditemui di Minuman dan Makanan Kemasan
Risiko Jangka Panjang Pemanis Buatan
Eritritol adalah pengganti gula yang biasanya dikonsumsi oleh penderita diabetes untuk mengurangi asupan gula dalam dietnya. Namun, menurut studi tersebut, eritritol bisa membawa lebih banyak risiko dibandingkan manfaat kesehatannya, dikutip Hindustan Times.
Eritritol, yang selama ini dianggap sebagai salah satu pemanis terbaik, digunakan dalam berbagai merek populer seperti Wholesome, Splenda, dan Truvia.
Baca juga: Hati-Hati, Pemanis Buatan Bisa Sebabkan Penyakit Serius: Nyawa Kamu Taruhannya!
Temuan Studi
Penelitian ini difokuskan untuk memahami bagaimana eritritol memengaruhi sel-sel otak dan meningkatkan risiko stroke serta serangan jantung.
Studi ini melanjutkan penelitian-penelitian sebelumnya yang menunjukkan hubungan langsung antara tingginya kadar eritritol dalam aliran darah dengan peningkatan risiko stroke dan serangan jantung.
Jadi sebaiknya jika kamu ingin mengonsumsi sweetener kurangi jumlahnya dan jangan setiap hari ya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Hindustan Times