INDOZONE.ID - Diet dengan buah-buahan kini jadi tren hidup sehat yang semakin populer.
Selain nutrisi di dalam buah menyimpan banyak manfaat kesehatan untuk tubuh, buah juga dikategorikan sebagai bentuk makanan yang menyegarkan dan bisa menahan rasa lapar sementara.
Buah semangka jadi salah satu bentuk diet buah yang juga lagi banyak diperbincangkan, karena buah ini dikategorikan sebagai makanan rendah kalori yang dianggap sebagai diet pembersihan atau detoksifikasi.
Melansir dari Everyday Health, dalam melakukan diet semangka umumnya orang hanya akan mengkonsumsi buah dalam jangka waktu tertentu, antara tiga hingga tujuh hari dengan tujuan untuk menurunkan berat badan.
Baca juga: 10 Khasiat Daun Genjer untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui
Porsinya pun bervariasi, ada yang makan satu cangkir semangka yang dipotong dadu (mengandung sekitar 46 kalori), hingga satu buah semangka besar per hari.
Tapi bener nggak sih diet semangka termasuk cara yang efektif dan aman, atau justru malah berisiko? Simak penjelasannya di bawah, ya!
Kandungan Gizi Semangka dan Manfaatnya
Punya banyak kandungan air yang sifatnya menyegarkan, menjadikan buah semangka sering dijadikan sebagai pilihan buah yang bisa dikonsumsi untuk melepas dahaga.
Selain buah semangka yang mengandung lebih dari 90 persen air dan bisa jadi sumber asupan hidrasi untuk tubuh, kandungan lainnya yang ada dalam buah semangka meliputi:
- Vitamin A, membantu dalam menjaga kesehatan mata, kekebalan tubuh, kesehatan kulit, dan meredakan peradangan
- Vitamin C, meningkatkan kekebalan tubuh, melembabkan kulit, mencegah munculnya keriput, hingga membantu dalam menurunkan risiko penyakit kronis
- Likopen, antioksidan yang bisa mencegah kerusakan pada DNA dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh
- Citrulline, asam amino yang membantu menurunkan tekanan darah dan meningkatkan performa saat berolahraga
Baca juga: 4 Khasiat Kacang Polong yang Baik untuk Kesehatan Tubuh
Selain itu, beberapa manfaat lain yang didapatkan saat mengkonsumsi buah semangka yakni dapat melancarkan saluran pencernaan, mengatasi dehidrasi, baik untuk kesehatan ginjal, menurunkan kadar kolesterol, menjaga kadar gula darah, serta bisa membantu dalam meredakan nyeri otot dan radang sendi.
Risiko dan Efek Samping Diet Semangka
Meskipun buah semangka rendah kalori dan punya banyak manfaat untuk tubuh, belum ada penelitian yang secara spesifik menyebutkan kalau diet semangka efektif dan aman untuk menurunkan berat badan.
Sebab, jumlah asupan kalori yang diterima tubuh dengan hanya memakan semangka tanpa dukungan makanan sehat lainnya masih di bawah batas harian yang direkomendasikan.
Dilansir dari verywell health, diet semangka juga bisa berisiko, terutama bagi orang yang punya riwayat kesehatan tertentu.
Baca juga: 7 Tanda Tubuh Kamu Terlalu Banyak Konsumsi Gula, Jangan Anggap Sepele!
Misalnya bagi mereka yang sedang di masa hamil atau menyusui, punya riwayat gangguan makan, menderita diabetes tipe 1 atau tipe 2, sedang dalam masa pemulihan pasca operasi atau cedera, dan lain-lain.
Beberapa efek samping lainnya meliputi:
- Malnutrisi
- Masalah ginjal
- Masalah pencernaan
- Diare
- Dehidrasi
- Ketidakseimbangan elektrolit
Jadi, meskipun buah semangka punya banyak manfaat positif, menjadikannya sebagai satu-satunya sumber makanan nggak cukup efektif.
Karena setiap sel yang ada dalam tubuh kita butuh nutrisi yang cukup dari semua kelompok makanan agar bisa berfungsi dengan baik.
Melakukan diet yang ketat dengan membatasi asupan nutrisi harian juga bisa berdampak buruk untuk tubuh.
Baca juga: 5 Rekomendasi Menu Sarapan dengan Buah-Buahan Berprotein Tinggi
Terlebih untuk tubuh dengan aktivitas harian yang padat. Tubuh akan mengeluarkan banyak energi yang bergantung pada semua asupan nutrisi yang kita konsumsi.
Kalau asupan nutrisi kita aja kurang, tubuh pasti akan memberi sinyal buruk yang dapat menganggu konsentrasi.
Alih-alih hanya menjadikan buah semangka jadi menu utama satu-satunya program diet, sebaiknya nikmati buah semangka dengan cara yang bergizi agar manfaat buahnya bisa benar-benar dirasakan, ya!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Everydayhealth.com