Selasa, 29 JULI 2025 • 11:05 WIB

7 Tips Menjaga Otak Agar Tetap Sehat Seiring Bertambahnya Usia

Author

Tips menjaga kesehatan otak

INDOZONE.ID - Otak manusia merupakan salah satu organ paling penting dalam mengendalikan hampir semua fungsi tubuh, termasuk pikiran, daya ingat, gerakan, emosi, hingga fungsi vital seperti pernapasan dan detak jantung.

Nah, ada cara-cara sederhana yang bisa kita ikuti nih untuk menjaga fungsi otak agar tetap bekerja secara sehat seiring bertambahnya usia seseorang.

Baca juga: 7 Manfaat Jus Pir dan Jeruk untuk Kesehatan, Bantu Detoks Racun di Tubuh!

1. Kontrol Rutin Kolesterol dan Tekanan Darah

Menjaga kadar gula darah, kolesterol, dan tekanan darah tetap bekerja normal untuk kesehatan jantung adalah dengan menjaga pola rutinitas yang sehat, seperti makan makanan yang bergizi serta rutin beraktivitas fisik untuk menjaga berat badan tetap ideal. 

Saat Kamu kontrol rutin pun, dokter pasti juga akan memberikan saran mengenai langkah-langkah yang paling tepat untuk Kamu lakukan dalam menjaga kesehatan kardiovaskular.

Menetapkan pola hidup yang sehat tentu akan memberikan efek yang baik pada tubuh. 

Karena punya kolesterol dan tekanan darah tinggi juga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke yang bisa sebabkan penyakit demensia atau perubahan ingatan dan cara pikir yang dapat mempengaruhi aktivitas sehari-hari.

Baca juga: 7 Manfaat Jus Pir dan Wortel untuk Kesehatan, Bantu Naikkan Imun Kamu yang Lagi Drop

2. Kurangi Konsumsi Rokok atau Alkohol

Menurut Asosiasi Alzheimer, merokok dan minum alkohol terlalu banyak dapat memicu risiko demensia. 

Oleh karena itu, buat seseorang yang merupakan perokok atau peminum berat disarankan untuk menguranginya, kalau perlu berhenti sama sekali. 

Karena dalam sebuah penelitian menemukan, mengkonsumi alkohol lebih dari tujuh unit per minggu (setara dengan empat gelas standar) dapat meningkatkan kadar zat besi di otak yang berkaitan dengan penurunan fungsi otak atau kemampuan kognitif seseorang.

Baca juga: 7 Manfaat Jus Pir dan Tomat untuk Kesehatan, Bantu Jaga Imun hingga Lancarkan Pencernaan

3. Olahraga Teratur

Olahraga diyakini punya banyak manfaat untuk kesehatan dan kebugaran tubuh secara menyeluruh. 

Sebuah penelitian mengatakan, aktivitas fisik termasuk olahraga diyakini dapat membantu tubuh dalam menjaga aliran darah ke otak dan mengurangi risiko seperti tekanan darah tinggi yang berkaitan dengan perkembangan penyakit demensia, terutama untuk orang lanjut usia.

4. Jaga Pola Makan Sehat

Makan makanan yang sehat tentu juga akan berdampak pada kesehatan tubuh kita secara menyeluruh. 

Untuk menjaga kesehatan otak agar tetap sehat pada mestinya, pastikan untuk mengkonsumsi makanan yang mengandung nutrisi seperti vitamin E, vitamin B, dan asam lemak omega-3. 

Idealnya makanan-makanan ini dapat ditemukan pada jenis makanan seperti sayuran, buah dan biji-bijian utuh, makanan laut seperti ikan, produk susu bebas lemak atau rendah lemak, dan daging tanpa lemak. 

Baca juga: Benarkah Makanan Pedas Sebabkan Tukak Lambung? Ini Fakta Medisnya

Dengan tetap memperhatikan jumlah asupan nutrisi yang kita konsumsi tiap harinya, hal ini akan mempengaruhi kinerja otak dalam berpikir dan mengingat sesuatu. 

Sebaliknya, mengkonsumsi makanan yang mengandung tinggi lemak jenuh akan sangat berbahaya bagi fungsi otak.

5. Lakukan Aktivitas yang Merangsang Otak

Melakukan aktivitas yang melibatkan pikiran bisa membantu membangun cadangan kognitif untuk tetap berfungsi dengan baik. 

Cara melatih merangsang fungsi otak ini, Kamu bisa melakukannya dengan mempelajari keterampilan baru atau lama yang bisa bikin Kamu berpikir dan berkreasi. 

Beberapa kegiatan yang berkaitan dengan aktivitas ini termasuk permainan edukatif dan kognitif seperti memainkan alat musik, mempelajari alam sekitar, permainan latihan otak yang dirancang khusus untuk menguji daya ingat, perhatian, kecepatan, fleksibilitas, pemecahan masalah, dan melatih indra penciuman. 

Kegiatan ini pun diyakini nggak cuma bisa meningkatkan kemampuan berpikir, tapi juga suasana hati dan kualitas hidup yang baik secara menyeluruh.

Baca juga: Lupa Nama hingga Sering Tidak Ingat Taruh Barang? Itu Tanda Penuaan Biasa atau Gejala Demensia?

6. Bersosialisasi

Sebuah studi menemukan bahwa seseorang yang mengisolasi dirinya dari lingkungan sosial atau kurang bersosialisasi, berkaitan dengan penurunan volume materi abu-abu di otak dan bisa meningkatkan risiko terkena demensia. 

Oleh karenanya, penting untuk membangun interaksi sosial dengan orang di sekitar kita untuk melatih diri dalam ruang komunikasi dengan orang lain lewat pembicaraan yang dibangun.

7. Tidur yang Cukup

Meskipun kebutuhan tidur tiap orang itu berbeda-beda, kebutuhan tidur yang dibutuhkan orang pada umumnya biasanya 6 hingga 8 jam tidur setiap malam. 

Kurang tidur dapat memberikan efek yang buruk untuk kesehatan tubuh kita, termasuk risiko demensia. 

Hal ini dikarenakan ketika kita tidur, otak kita akan membuang beta amiloid dan zat lain yang berkontribusi dalam risiko demensia. 

Kalau kebutuhan istirahat aja nggak terpenuhi dengan baik, efek buruk lainnya juga bisa mengganggu aktivitas harian kita jadi nggak begitu bersemangat dan produktif.

Baca juga: Bye Monday Blues! Ini 5 Cara Orang Jepang Bikin Hari Senin Lebih Bahagia

Konsultasikan ke Dokter

Kalau Kamu atau orang terdekatmu mengalami tanda-tanda kehilangan ingatan atau gejala kognitif yang menganggu aktivitas serta hubungan sosial harian, segeralah untuk konsultasikan masalah tersebut ke dokter untuk mendapatkan penangan lebih lanjut.

Beberapa gejala yang bisa dikenali dari situasi ini meliputi:

  • Sering bertanya berulang kali
  • Lupa atau mencampur kata-kata umum saat berinteraksi
  • Butuh waktu lama untuk menyelesaikan tugas atau kerjaan harian
  • Sering meletakkan barang di tempat yang nggak semestinya
  • Mulai suka tersesat saat berjalan atau berkendara di area yang dikenal
  • Perubahan suasana hati dan perilaku yang sulit dideskripsikan

Seiring bertambahnya usia seseorang, kemampuan kognitif kita juga akan berubah. Namun tips sederhana di atas bisa Kamu ikuti untuk mempertahankan fungsi-fungsi memori otak bekerja secara sehat.

Mulai dari pola sehari-hari lewat gaya hidup yang sehat seperti makan makanan bergizi, istirahat yang cukup, hingga melatih pikiran dengan hal-hal baru dan tetap membangun interaksi sosial, bisa membantu Kamu dalam menjaga kesehatan otak agar tetap tajam di usia lanjut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Everydayhealth.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU