INDOZONE.ID - Musim pancaroba kerap membawa berbagai penyakit, mulai dari diare, tifus, demam, malaria, kolera, demam berdarah, chikungunya, hingga masalah pencernaan.
Namun, ada satu hal yang sering terabaikan yakni masalah kulit. Kombinasi kelembapan, suhu hangat, dan lingkungan yang basah menjadi tempat ideal berkembangnya penyakit kulit.
Dalam wawancara yang dikutip dari Hindustan Times, Dermatologi dari Apollo Spectra Hospital, Bangalore, dr. Asmita Dhekne Chebbi, menjelaskan, kurap (ringworm) dan kudis (scabies), adalah dua penyakit kulit yang paling umum muncul di musim pancaroba.
Baca juga: Apa Itu Rosacea, Penyakit Kulit yang Dialami Sandra Dewi?
Gejala dan Penyebab Kurap serta Kudis
Kurap adalah infeksi jamur yang ditandai ruam berbentuk lingkaran dengan bagian tengah kulit lebih bersih. Gejalanya meliputi rasa gatal, rambut rontok, dan lingkaran ruam yang kadang saling tumpang tindih.
Kurap biasanya menyerang lengan, leher, selangkangan, dan kulit kepala.
Sementara kudis, disebabkan tungau Sarcoptes scabiei yang memicu rasa gatal hebat hingga mengganggu tidur. Gejalanya berupa bintil merah, lepuhan kecil, dan ruam gatal.
Penyakit ini sangat mudah menular melalui pakaian, handuk, atau seprai yang digunakan bersama.
Langkah Pencegahan
Dr. Dhekne menekankan, pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, menghindari kontak langsung dengan penderita, dan berhati-hati saat berada di tempat umum.
“Menghindari berbagi barang pribadi seperti handuk dan sisir juga penting untuk mencegah penularan,” ujarnya.
Ia mengingatkan, infeksi kulit di musim pancaroba sebenarnya dapat dicegah, tetapi tetap banyak ditemukan karena kurangnya kesadaran.
Penggunaan obat bebas tanpa anjuran dokter sebaiknya dihindari, karena bisa memperburuk kondisi.
Baca juga: 5 Pengobatan Rumahan untuk Menyembuhkan Kudis dengan Bahan Alami
Pentingnya Penanganan Dini
Menurut dr. Dhekne, pemeriksaan dini ke dokter kulit dapat mencegah infeksi menyebar, dan mempercepat penyembuhan.
“Kuncinya adalah menjaga kebersihan pribadi dan segera mencari pertolongan medis saat gejala muncul,” tegasnya.
Oleh karena itu, musim pancaroba memang membawa tantangan kesehatan, namun dengan langkah pencegahan yang tepat, penyakit kulit menular dapat dihindari.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Hindustan Times