Masalah rambut mulai dari kerontokan hingga kebotakan dini, menjadi keluhan yang semakin umum di tengah masyarakat Indonesia. Faktor pemicunya pun beragam, mulai dari stres, perubahan hormon, hingga gaya hidup yang tidak seimbang.
Tak sedikit pula yang mengalami masalah rambut akibat kesalahan dalam pemilihan produk perawatan atau prosedur estetika yang tidak tepat.
Seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya penampilan dan kepercayaan diri, kebutuhan akan layanan perawatan rambut berkualitas pun makin tinggi. Salah satu yang menjadi sorotan adalah prosedur transplantasi rambut, sebuah metode medis yang kini semakin diminati oleh berbagai kalangan, mulai dari profesional muda hingga publik figur.
Namun sayangnya, tidak semua pasien mendapatkan hasil transplantasi rambut yang memuaskan. Beberapa datang dengan keluhan rambut yang tumbuh tidak merata, garis rambut tampak tidak alami, hingga kerusakan di area donor yang mestinya dijaga dengan hati-hati. Kondisi ini tidak hanya memengaruhi penampilan fisik, tetapi juga berdampak secara psikologis.
Baca juga: 6 Model Rambut untuk Pria Wajah Kotak yang Bikin Penampilan Makin Keren
Penjelasan Dokter
Pendiri sekaligus pakar di bidang hair transplant, dr. Cintawati Farmanina M.Bio (AAM) mengungkapkan, banyak pasien datang dengan keluhan hasil yang tidak natural, rambut tumbuh renggang, hingga area donor yang rusak. Kondisi rambut seperti ini butuh diperbaiki agar mengembalikan rasa percaya diri pasien.
“Melalui pendekatan 4 pilar, Psikologis, Medis, Matematis, dan Estetis, kami ingin membantu pasien bukan hanya untuk memperbaiki tampilan, tapi juga mengembalikan kepercayaan diri mereka,” kata dr Cintawati dalam keterangannya.
Baca juga: Masalah Rambut Rontok Bisa Kamu Atasi dengan 4 Makanan Ini
Melanda Kota-kota Besar
Ternyata masalah rambut yang disebutkan tadi banyak melanda kota-kota besar. Seperti Surabaya, karena itu kehadiran layanan hair transplant sangat dibutuhkan.
dr Cintawati berekspansi ke Surabaya untuk mempermudah masyarakat Jawa Timur dan sekitarnya bisa hair transplant gak harus jauh-jauh ke Jakarta. Tentu saja prosedurnya sangat detail gak hanya fokus di rambut, tapi juga koreksi bagi mereka yang mengalami kegagalan atau ketidakpuasan dari hasil transplantasi sebelumnya.
“Kami ingin semakin dekat dengan pasien yang membutuhkan solusi berkualitas,” tutup dr. Cintawati.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Wawancara