INDOZONE.ID - Kalau ngomongin buah tropis, dua nama yang pasti langsung kepikiran adalah mangga dan pisang. Keduanya gampang ditemui, manis, dan jadi favorit banyak orang. Tapi, kalau ditanya mana yang lebih sehat, jawabannya ternyata nggak sesederhana itu.
Mari kita bedah bareng-bareng, mangga vs pisang.
1. Kandungan Gizi dan Kalori
Per 100 gram, pisang punya lebih banyak karbohidrat (22,8 g) dibanding mangga (14,9 g). Itu sebabnya pisang lebih mengenyangkan dan sering dijadikan camilan sebelum olahraga. Dari sisi kalori, pisang juga lebih tinggi, sekitar 89 kalori per 100 g, sementara mangga hanya 60 kalori. Jadi, kalau lagi diet kalori, mangga bisa jadi pilihan lebih ringan.
2. Vitamin: Mangga Juaranya Vitamin A & C
Mangga kaya banget sama vitamin C (36 mg) dan vitamin A (54 µg), jauh lebih tinggi dari pisang. Vitamin C penting buat daya tahan tubuh, sementara vitamin A bagus untuk kesehatan mata dan kulit.
Di sisi lain, pisang unggul di vitamin B6. Satu porsi pisang bisa nyumbang sekitar 85% kebutuhan harian B6, yang berperan penting buat metabolisme dan fungsi otak. Jadi, keduanya punya “spesialisasi” vitamin masing-masing.
3. Mineral: Pisang Sang Raja Kalium
Kalau bicara mineral, pisang lebih unggul. Kandungan kalium dan mangan dalam pisang cukup tinggi, dan kalium ini terkenal membantu menurunkan tekanan darah serta melindungi jantung. Mangga juga punya mineral seperti tembaga dan zat besi, tapi jumlahnya nggak sebanyak pisang.
Baca juga: Alasan Mangga Direkomendasikan Pakar untuk Kesehatan, Cocok Diadopsi Jadi Minuman Ramah Usus
4. Fitokimia & Antioksidan
Kedua buah ini kaya senyawa bioaktif yang punya manfaat kesehatan. Pisang mengandung polifenol 4 kali lebih banyak dari mangga, termasuk quercetin yang baik untuk jantung.
Tapi mangga nggak kalah. Ia punya mangiferin, senyawa yang diteliti punya efek anti-diabetes, anti-kanker, hingga proteksi jantung. Ditambah lagi, kandungan karotenoid mangga jauh lebih tinggi, 17 kali lipat dibanding pisang. Karotenoid ini dikenal sebagai antioksidan kuat yang melawan penuaan sel.
5. Indeks Glikemik & Diet
Kabar baiknya, dua-duanya punya indeks glikemik rendah (sekitar 48–51), artinya nggak bikin gula darah melonjak drastis. Itu sebabnya aman dikonsumsi penderita diabetes dalam jumlah wajar.
Sayangnya, untuk diet ekstrem seperti Keto atau Atkins, mangga dan pisang sama-sama kurang cocok karena kandungan karbohidrat dan gulanya cukup tinggi. Tapi untuk pola makan seimbang seperti Mediterranean atau Paleo, dua-duanya sangat bisa masuk.
6. Dampak Kesehatan
- Jantung - Pisang dengan kalium dan antioksidannya bisa bantu menurunkan risiko penyakit jantung. Mangga juga baik karena terbukti menurunkan tekanan darah dan gula darah setelah 8 minggu konsumsi rutin.
- Diabetes - Mangga membantu mengontrol gula darah dan meningkatkan sensitivitas insulin. Pisang juga punya efek serupa lewat senyawa tertentu yang memperlambat penyerapan karbohidrat.
- Kanker - Mangga dan pisang sama-sama punya fitonutrien yang melawan sel kanker. Pisang bahkan punya lectin, protein yang bisa menghambat pertumbuhan sel kanker.
Baca juga: 7 Manfaat Jus Mangga dan Pisang untuk Kesehatan Tubuh yang Kaya Nutrisi
Jadi, Mana yang Lebih Baik?
Jawabannya dua-duanya punya kelebihan masing-masing. Mangga unggul di vitamin C, vitamin A, dan antioksidan karotenoid. Pisang menang di vitamin B6, mineral (terutama kalium), dan polifenol. Kalau kamu butuh energi cepat dan rasa kenyang, pilih pisang. Kalau mau buah segar kaya vitamin dan antioksidan, mangga adalah juaranya.
Intinya, nggak perlu pilih salah satu. Kombinasi keduanya bisa jadi duet tropis sempurna buat kesehatanmu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Foodstruct.com