Selasa, 02 SEPTEMBER 2025 • 20:07 WIB

Gen Alpha Wajib Tahu! 6 Cara Minum Tablet Tambah Darah yang Tepat untuk Cegah Anemia

Author

Ilustrasi obat tambah darah. (Freepik)

INDOZONE.ID - Seorang remaja butuh mengonsumsi tablet tambah darah untuk mencegah risiko kekurangan zat besi. Tapi masih banyak dari mereka yang salah kaprah saat mengonsumsi obat ini.

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) membagikan enam cara untuk meminum Tablet Tambah Darah (TTD) yang benar bagi usia remaja yang mengalami anemia defisiensi besi (ADB).

"Banyak sekali cara meminum obatnya, tapi ini (di lapangan) tidak tepat, kami berharap tidak terjadi ADB, tapi tetap terjadi ADB," kata Anggota Unit Kerja Koordinasi (UKK) Hematologi Onkologi IDAI Prof. Dr. dr. Harapan Parlindungan Ringoringo, Sp.A, Subsp.H.Onk (K) dikutip ANTARA.

Ringo menyampaikan bahwa usia remaja merupakan fase di mana seorang anak mengalami perubahan alami yang sangat cepat. Contohnya, pertambahan tinggi, perkembangan seks sekunder, perkembangan organ reproduksi hingga perubahan psikososial.

Baca juga: Mahasiswa Unhas Edukasi Remaja Putri Bulukumba, Perangi Anemia Demi Cegah Stunting

Gejala Anemia

Hal tersebut mendorong anak memerlukan asupan zat besi yang lebih banyak dari usia anak-anak. Remaja yang mengalami anemia, akan mengalami gejala 5L yang terdiri atas lelah, letih, lemah, lesu dan lalai.

Biasanya remaja akan merasa sakit kepala dan pusing, mata berkunang-kunang, mudah mengantuk dan sulit berkonsentrasi. Sehingga dikhawatirkan akan menurunkan fungsi kognitif, perilaku, gangguan pertumbuhan, penurunan status imun dan tidak maksimalnya kemampuan fisik saat berkegiatan sehari-hari. 

Berikut ini adalah sederet tips minum tablet tambah darah buat gen alpha hingga gen z yang harus mulai dibiasakan. Yuk simak!

6 Cara Minum Tablet Tambah Darah yang Tepat

Minum Tablet 1x Seminggu

Ringo menyampaikan cara meminum yang benar dimulai dari meminum tablet tambah darah secara rutin satu tablet setiap minggu. Langkah ini sudah mulai dijalankan oleh pemerintah melalui program yang menyasar setiap remaja putri yang duduk di bangku SMP dan SMA.

Minum 1 Tablet Sehari Selama Menstruasi

Cara kedua yakni dengan meminum satu tablet setiap hari terhitung sejak datangnya haid hingga berhenti. Misalnya, jika haid berlangsung selama 4 hari, maka yang wanita tersebut membutuhkan 4 tablet.

"Begitu seterusnya, kalau seminggu haidnya, kita beri 7 tablet tambah darah," ujar Ringo.

2 Jam Sebelum atau Sesudah Makan

Langkah berikutnya yang dapat dicoba supaya tablet dapat bekerja dengan baik yakni dengan meminum tablet tambah darah dua jam sebelum atau sesudah makan. Ia menilai bahwa waktu terbaik untuk mengonsumsinya yakni sebelum makan.

Baca juga: Anemia Masih Jadi Tantangan, Pemenuhan Gizi Anak Kunci Menuju Generasi Emas 2045

Gak Boleh Diminum Bareng Ini

Ringo mengingatkan bahwa konsumsi tablet tambah darah tidak dianjurkan untuk diminum bersama susu, kopi, teh atau obat maag secara bersamaan.

"Bukan tidak boleh minum susu, bahwa tidak boleh minum teh atau kopi, tapi jangan bersamaan dengan bahan makanan yang banyak mengandung zat besi," tambahnya.

Sebab, meminumnya secara bersamaan dapat mengganggu penyerapan tablet tambah darah oleh usus.

Barengi Makan Buah

Ia melanjutkan salah satu upaya untuk meningkatkan penyerapan manfaat dari obat TTD oleh usus yakni meminumnya bersamaan dengan memakan buah yang banyak mengandung vitamin C. Misalnya, pisang, pepaya atau jeruk.


Boleh Minum Sebelum Tidur

Sementara bagi pihak yang merasa sering mual ketika meminum tablet tersebut, maka disarankan agar waktu konsumsi diubah menjadi menjelang tidur sehingga perasaan tersebut dapat diminimalisasi atau tidak dirasakan sama sekali.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU