INDOZONE.ID – Risiko serangan jantung rupanya bisa meningkat hingga dua kali lipat pada malam hari. Terlebih bagi penderita tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol, memiliki plak tidak stabil di pembuluh darah, atau sering lupa minum obat jantung.
Hal ini dijelaskan Dokter Ahli Jantung, Dmitry Yaranov, MD, melalui unggahan pada akun Instagram pribadinya baru-baru ini, yang dikutip dari Hindustan Times.
Mengapa Risiko Meningkat di Malam Hari?
Menurut Yaranov, banyak orang mengira, serangan jantung terjadi secara acak. Padahal, risiko terbesar justru muncul di dini hari ketika seseorang masih berada di tempat tidur.
“Pada saat itu, hormon stres seperti kortisol meningkat, pembuluh darah menyempit, dan tekanan darah melonjak. Bagi mereka yang memiliki hipertensi tidak terkontrol atau plak yang tidak stabil, kombinasi ini sangat berbahaya,” jelas Yaranov.
Baca juga: Masih 30-an Tapi Kena Serangan Jantung? Bisa Jadi Ini Penyebabnya
Ia menambahkan, kelupaan minum obat atau mengonsumsinya pada waktu yang tidak konsisten, membuat tubuh tidak siap menghadapi lonjakan tekanan darah di pagi hari.
“Terkadang, gejala pertama bisa menjadi yang terakhir,” ujarnya memperingatkan.
Kapan Waktu Terbaik Minum Obat Tekanan Darah?
Pertanyaan yang sering muncul adalah, kapan waktu terbaik untuk minum obat darah tinggi, pagi atau malam?
Menurut National Institutes of Health (NIH), obat tekanan darah justru lebih bermanfaat jika diminum pada malam hari dibanding pagi hari.
Sebuah studi di Spanyol yang melibatkan lebih dari 19.000 pasien menemukan, mengonsumsi obat saat malam, dapat menurunkan risiko kematian, dan penyakit jantung hampir setengahnya.
Hal tersebut dijelaskan Penulis Utama Studi sekaligus Direktur Laboratorium Bio-engineering dan Chrono-biology di University of Vigo, Spanyol, Ramon Hermida.
“Obat yang diminum pada waktu berbeda dalam sehari, memiliki sifat farmakologis yang berbeda, bahkan dapat bertindak seolah-olah itu adalah obat yang sama sekali berbeda,” ujar Hermida.
Pentingnya Konsistensi dalam Minum Obat
Para ahli menekankan, pentingnya kedisiplinan dalam mengonsumsi obat jantung atau hipertensi sesuai anjuran dokter. Konsistensi waktu minum obat, dapat membantu tubuh lebih siap menghadapi perubahan alami pada hormon dan tekanan darah di pagi hari.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Hindustan Times