INDOZONE.ID - Retinal detachment atau lepasnya retina, merupakan kondisi darurat pada mata ketika lapisan tipis jaringan di bagian belakang mata (retina), terlepas dari posisi normalnya.
Dikutip dari American Optometric Association, jika tidak segera ditangani, kondisi tersebut dapat menyebabkan kebutaan permanen.
Penyebab dan Faktor Risiko
Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya retina mata terlepas antara lain:
- Rabun jauh tingkat tinggi (miopia).
- Riwayat operasi katarak.
- Cedera atau trauma pada mata.
- Hilangnya zat seperti jeli (vitreous) di dalam bola mata.
- Robekan pada retina.
- Degenerasi retina jenis lattice.
- Penyakit glaukoma.
- Riwayat pribadi atau keluarga dengan kasus lepasnya retina.
Baca juga: Ketika Baca Harus Dijauhkan, Mungkin Mata Kamu Alami Presbiopia: Apa Itu?
Gejala yang Perlu Diwaspadai
Retina mata terlepas sering kali diawali dengan gejala yang tiba-tiba muncul, seperti:
- Kilatan cahaya (fotopsia) atau peningkatan jumlah kilatan cahaya.
- Bayangan seperti tirai yang bergerak menutupi sebagian penglihatan.
- Penurunan penglihatan di bagian tengah atau tepi mata.
- Munculnya bintik-bintik atau benda terapung kecil (floaters) yang semakin banyak.
Gejala tersebut tidak boleh diabaikan, karena menandakan adanya gangguan serius pada retina.
Diagnosis
Dokter mata biasanya akan memastikan diagnosis melalui pemeriksaan menyeluruh, meliputi:
- Penurunan tajam penglihatan secara tiba-tiba.
- Munculnya kilatan cahaya dan floaters baru.
- Hilangnya penglihatan pada area tepi.
- Riwayat penyakit retina dalam keluarga atau trauma pada mata.
- Pemeriksaan kondisi vitreous, retina, atau pascaoperasi intraokular.
Pilihan Pengobatan
Retina mata terlepas harus segera mendapat penanganan medis. Beberapa prosedur yang biasa dilakukan antara lain:
- Laser fotokoagulasi: Untuk menutup robekan kecil pada retina.
- Vitrektomi: Mengganti cairan vitreous dengan larutan khusus agar retina kembali menempel.
- Krioterapi: Menggunakan pembekuan untuk memperbaiki area retina yang rusak.
- Scleral buckle: Memasang sabuk silikon di sekitar mata untuk menahan retina pada posisinya.
- Suntikan gas atau minyak silikon: Membantu menekan retina ke posisi semula hingga sembuh.
Jenis tindakan akan disesuaikan dengan tingkat keparahan dan lokasi lepasnya retina.
Pencegahan
Deteksi dini merupakan kunci pencegahan terbaik. Pemeriksaan mata rutin secara menyeluruh oleh dokter optometri atau dokter spesialis mata sangat disarankan.
Terlebih, bagi mereka yang memiliki faktor risiko seperti rabun jauh tinggi atau riwayat operasi mata.
Mengabaikan gejala awal seperti kilatan cahaya atau bayangan yang menutupi penglihatan, dapat berakibat fatal terhadap fungsi penglihatan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: American Optometric Association