Jumat, 24 OKTOBER 2025 • 17:30 WIB

Kenapa Push Up Terasa Berat Padahal Terlihat Mudah? Ini Penjelasannya

Author

Ilustrasi pria sedang push up. (Freepik)

INDOZONE.ID - Push up sering dianggap sebagai olahraga sederhana yang bisa dilakukan kapan pun tanpa alat bantu.

Namun, banyak orang merasa gerakan ini justru sangat berat dilakukan. Padahal, dari luar terlihat mudah dan simpel. Lalu, mengapa push up terasa berat bagi sebagian orang? Berikut beberapa faktornya.

6 Alasan Push Up Susah Dilakukan

Ilustrasi push up. (freepik.com) (freepik)

1. Melibatkan Banyak Kelompok Otot Sekaligus

Push up termasuk latihan gabungan yang mengaktifkan beberapa area tubuh secara bersamaan. Otot yang bekerja saat push up meliputi otot dada (pektoralis), bahu (deltoid), trisep, serta otot inti (core) yang berfungsi menjaga keseimbangan dan stabilitas tubuh.

Bagi pemula, mengangkat 50-75 persen dari berat badan sendiri tentu terasa berat. Apalagi jika otot inti masih lemah, tubuh bagian tengah mudah melorot dan membuat posisi tidak stabil. 

Inilah salah satu alasan push up susah dilakukan bagi mereka yang belum terbiasa melatih kekuatan tubuh bagian atas.

Baca juga: Inilah Manfaat Luar Biasa dari Push Up 20 Kali Setiap Pagi

2. Kesalahan Teknik yang Membuat Gerakan Jadi Berat

Selain kekuatan otot, teknik juga sangat menentukan mengapa push up terasa berat. Kesalahan kecil dalam posisi tubuh bisa membuat beban terasa lebih besar dari seharusnya.
Beberapa kesalahan yang sering dilakukan antara lain:

- Pinggul Turun

Menandakan otot inti tidak aktif dan memberi tekanan pada punggung bawah.

- Siku Terlalu Melebar 

Membuat Bahu Cepat Lelah dan Meningkatkan Risiko Cedera.

- Penempatan Tangan Salah 

Terlalu dekat atau auh dari bahu menyebabkan otot tidak bekerja maksimal.

Untuk hasil yang efektif, pastikan tubuh tetap lurus dari kepala hingga tumit, tekuk siku sekitar 45 derajat, dan jaga otot perut tetap aktif selama gerakan.

3. Kurangnya Kekuatan Otot Pendukung

Push-up bukan hanya soal otot dada atau lengan, tetapi juga melibatkan otot pendukung lainnya seperti punggung, kaki, dan leher. Jika salah satu otot ini lemah, tubuh akan sulit menahan posisi stabil saat melakukan push-up.

Misalnya, pergelangan tangan yang lemah bisa terasa sakit ketika menahan berat tubuh, atau bahu yang kaku membatasi ruang gerak. Maka dari itu, penting untuk memperkuat seluruh area tubuh agar gerakan push-up menjadi lebih ringan dan efisien.

4. Berat Badan dan Distribusi Tubuh yang Tidak Seimbang

Salah satu alasan push up susah dilakukan adalah karena latihan ini melibatkan sebagian besar berat tubuh. Bagi yang memiliki berat badan berlebih, otot harus bekerja lebih keras untuk menopang dan mengangkat tubuh. 

Selain itu, jika berat badan terkonsentrasi di bagian perut, tubuh cenderung melengkung ke bawah saat push-up, membuat postur tidak ideal dan meningkatkan risiko cedera.

5. Faktor Biologis dan Perbedaan Kekuatan Tubuh

Secara alami, laki-laki memiliki massa otot tubuh bagian atas lebih besar dibandingkan perempuan. Karena itu, laki-laki cenderung lebih mudah melakukan push-up. 

Namun, perempuan juga bisa melatih kekuatan ototnya secara bertahap dengan melakukan variasi seperti incline push-up atau knee push-up. Dengan latihan rutin, siapa pun bisa meningkatkan kekuatan dan menguasai gerakan push-up penuh.

6. Hambatan Mental 

Ternyata, bukan hanya tubuh yang berperan dalam kesulitan melakukan push-up. Hambatan mental seperti rasa takut gagal, mudah frustrasi, atau membandingkan diri dengan orang lain bisa memengaruhi performa latihan. Untuk mengatasinya, cobalah fokus pada progres pribadi, sekecil apa pun itu. Ingat, setiap repetisi adalah langkah menuju kekuatan yang lebih baik.

Dengan latihan konsisten dan teknik yang benar, tubuh akan makin kuat dan push-up tidak lagi terasa seperti beban berat.

Jika kamu masih bertanya-tanya mengapa push up terasa berat, jawabannya karena gerakan ini melibatkan hampir seluruh otot tubuh dan menuntut keseimbangan yang baik. 

Namun, dengan melakukannya secara rutin, tubuhmu akan makin kuat dan push up akan terasa lebih ringan dari sebelumnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Allinahealth.org

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU