Ilmuwan Kembangkan Krim Kulit Super-Melanin yang Bisa Pulihkan Kerusakan Akibat Sinar Matahari
INDOZONE.ID - Para ilmuwan menciptakan krim kulit yang dapat menyembuhkan kerusakan akibat sinar matahari dan menghalangi proses yang menyebabkan kerutan.
Studi tentang terobosan ini diterbitkan dalam jurnal Nature npj Regenerative Medicine.
Para peneliti mengatakan ini adalah krim tabir surya generasi berikutnya.
Tidak hanya melindungi dari sengatan matahari, krim ini juga dengan cepat memperbaiki kerusakan tingkat rendah yang disebabkan oleh sinar matahari secara real-time.
Baca juga: Radiasi di Sekitar Kita: Berbahaya atau Aman? Ini Kata Kemenkes
Krim ini mengandung melanin buatan, molekul alami pada kulit yang diketahui banyak orang menghasilkan warna coklat karena sinar matahari.
Molekul tersebut juga menyembuhkan kulit setelah terkena sinar matahari.
Para ilmuwan kini telah menciptakan ‘super-melanin’ yang bekerja lebih baik.
Digunakan dalam krim kulit, super-melanin ini menangkap dan menetralisir radikal bebas berbahaya.
Radikal bebas ialah molekul dalam tubuh yang dipicu oleh sinar ultraviolet dari matahari yang dapat menghancurkan kolagen yang diperlukan untuk elastisitas kulit.
Baca juga: Kanker Hati HCC Sering Tanpa Gejala, Cuma Bisa Dicegah dengan Deteksi Dini
Jika digunakan dalam jangka waktu lama, krim ini berpotensi mencegah kulit kendur, garis-garis halus, dan kerutan yang muncul di wajah setelah bertahun-tahun terpapar sinar matahari.
“Kami berangkat untuk menemukan solusi ilmiah terhadap masalah yang belum ada solusinya, yaitu kerusakan akibat sinar matahari pada kulit,” kata Dr Kurt Lu, seorang dokter kulit dan ahli biologi kulit dari Northwestern University di AS, dan Profesor Nathan Gianneschi, bioengineer dan ahli kimia di Northwestern University yang membantu membuat super-melanin.
Para peneliti menguji super-melanin yang dicampur dengan air, yang mereka aplikasikan pada kulit 10 orang yang telah menjalani operasi plastik.
Kulit dirawat dengan obat yang dirancang untuk menyebabkan kulit melepuh, seperti yang terlihat pada kerusakan akibat sinar matahari yang ekstrem yang menyebabkan luka bakar akibat sinar matahari.
Ketika krim kulit super-melanin dioleskan pada 10 sampel kulit, setengahnya tidak melepuh. Hal ini dibandingkan dengan sampel kulit yang tidak diberi krim, yang semuanya menunjukkan kerusakan.
Baca juga: Kanker Hati HCC Sering Tanpa Gejala, Cuma Bisa Dicegah dengan Deteksi Dini
Percobaan tersebut menjadi bukti bahwa melanin buatan dapat mencegah dan memperbaiki kerusakan kulit, meskipun diperlukan lebih banyak penelitian mengenai penggunaan krim yang dioleskan langsung ke wajah dan tubuh manusia.
Bukti lebih lanjut ketika krim dioleskan kepada kulit tikus yang terkena radiasi ultraviolet seperti sinar matahari.
Sama seperti melanin pada kulit, krim ini merespons cara sinar ultraviolet matahari menyebabkan molekul tertentu di dalam tubuh menjadi radikal bebas.
Melanin menetralkan radikal bebas dan dengan cepat menghentikan kerusakan ini.
Baca juga: 9 Makanan yang Kandungan Kaliumnya Lebih Tinggi dari Pisang, Apa Saja?
Krim ini diharapkan dapat menghentikan radikal bebas yang merusak kolagen di bawah kulit yang dapat menyebabkan kulit kendur dan keriput.
Super-melanin dirancang agar lebih menyerap dan memiliki struktur seperti spons dibandingkan melanin tubuh sendiri, sehingga dapat menyerap lebih banyak radikal bebas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Daily Mail