Jumat, 31 OKTOBER 2025 • 19:51 WIB

7 Buah Manis yang Bisa Picu Kenaikan Gula Darah, Penderita Diabetes Wajib Tahu!

Author

Ilustrasi buah-buahan. (freepik)

INDOZONE.ID - Banyak orang berpikir bahwa penderita diabetes sebaiknya tidak makan buah sama sekali karena kandungan gulanya tinggi. Padahal, anggapan itu tidak sepenuhnya benar. Buah tetap dibutuhkan tubuh karena mengandung vitamin, mineral, serat, dan antioksidan penting.

Namun, perlu diingat bahwa tidak semua buah aman dikonsumsi setiap hari. Ada beberapa buah manis yang bisa picu kenaikan gula darah dan sebaiknya dibatasi oleh penderita diabetes karena  memiliki indeks glikemik (GI) dan beban glikemik (GL) tinggi. Berikut diantaranya.

7 Buah yang Harus Dibatasi Penderita Diabetes

Ilustrasi diabetes. (freepik)

1. Semangka

Semangka memang menyegarkan, terutama saat cuaca sedang panas. Sayangnya, buah ini termasuk buah yang cepat menaikkan gula darah karena memiliki GI tinggi, sekitar 75. Meski begitu, semangka punya GL rendah (sekitar 5,6) karena kandungan karbohidratnya sedikit. 

Jadi, semangka masih bisa dinikmati dalam porsi kecil, asalkan tidak berlebihan. Untuk penderita diabetes, lebih baik konsultasikan porsinya agar tetap aman.

Baca juga: Hati-hati! 7 Buah Ini Bisa Bikin Batukmu Tak Kunjung Sembuh

2. Leci

Leci kalengan sering dijadikan camilan manis favorit, tapi kandungan gulanya sangat tinggi. GI leci kalengan mencapai 79 dengan GL 14,8, sehingga berisiko meningkatkan kadar gula darah secara drastis. 

Jika ingin menikmati buah ini, pilih leci segar yang memiliki GI sedang, sekitar 57. Tetap saja, leci termasuk buah yang harus dibatasi penderita diabetes agar kadar gula tidak melonjak.

3. Mangga

Mangga matang memang menggoda dengan rasa manisnya, tapi dalam satu cangkir irisan mangga terdapat sekitar 23 gram gula. Dengan kadar GI yang cukup tinggi, mangga bisa memicu peningkatan gula darah dalam waktu singkat. 

Itu sebabnya, bagi penderita diabetes, mangga tergolong buah tinggi gula untuk diabetes yang sebaiknya dimakan sesekali saja, bukan setiap hari.

Baca juga: Hati-hati! 7 Buah Ini Bisa Bikin Batukmu Tak Kunjung Sembuh

4. Anggur

Anggur termasuk buah manis yang bisa picu kenaikan gula darah karena setiap butirnya mengandung fruktosa yang mudah diserap tubuh.

Kandungan seratnya juga rendah, membuat gula cepat masuk ke aliran darah. Meski begitu, bukan berarti penderita diabetes tak boleh makan anggur sama sekali. Batasi porsinya dan hindari makan dalam jumlah banyak sekaligus.

5. Nanas

Nanas dikenal dengan rasa manis-asam yang segar, tetapi ternyata satu cangkir potongan nanas mengandung sekitar 16 gram gula. Ditambah lagi, GI nanas cukup tinggi sehingga bisa membuat gula darah naik lebih cepat. 

Jadi, nanas termasuk buah yang cepat menaikkan gula darah dan sebaiknya dikonsumsi dalam porsi kecil. Hindari pula mengonsumsinya dalam bentuk jus karena bisa meningkatkan kadar gula lebih cepat.

Baca juga: 7 Buah Pereda Batuk yang Bisa Tenangin Tenggorokan

6. Kurma

Kurma sering jadi pilihan untuk sumber energi cepat, terutama saat bulan puasa. Namun, satu butir kurma saja mengandung sekitar 16 gram gula dengan GI sekitar 70 dan GL sangat tinggi (48,4). Artinya, kurma dapat memicu lonjakan gula darah yang signifikan. 

Maka dari itu, kurma juga termasuk buah yang harus dibatasi penderita diabetes. Batasi konsumsi hanya satu atau dua butir per hari agar kadar gula tetap stabil.

7. Melon Jingga

Melon jingga memiliki GI sedang hingga tinggi (60-69), namun karena kandungan airnya banyak, GL-nya relatif rendah, sekitar 9. Ini berarti melon jingga masih bisa dikonsumsi penderita diabetes dalam jumlah kecil. 

Tetap saja, buah ini termasuk dalam daftar buah tinggi gula untuk diabetes yang harus diperhatikan porsinya. Jangan lupa, konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi untuk menentukan batas aman konsumsinya.

Semangka, leci, mangga, anggur, nanas, kurma, dan melon jingga adalah contoh buah manis yang bisa picu kenaikan gula darah jika dikonsumsi secara berlebihan. Meski begitu, bukan berarti kamu harus menghindarinya sepenuhnya dan hanya mengatur porsi dan frekuensi konsumsinya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Uchealth.com

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU