Selasa, 25 NOVEMBER 2025 • 16:10 WIB

Perhatian! Berikut 7 Kesalahan Umum Pemula di Gym yang Sering Hambat Progress

Author

Ilustrasi wanita nge gym. (freepik)

INDOZONE.ID - Saat baru mulai berolahraga di pusat kebugaran, melakukan kesalahan itu wajar. Namun, beberapa kesalahan umum pemula di gym bisa berdampak besar pada efektivitas latihan, bahkan meningkatkan risiko cedera.

Banyak pemula merasa progress-nya tidak berkembang, meski sudah rutin latihan. Berikut beberapa kesalahan di antaranya.

7 Penyebab Progress Ngegym Tidak Maksimal

Ilustrasi tempat gym. (Indozone/Dewi)

1. Teknik Biceps Curl yang Kurang Tepat

Salah satu kesalahan yang bikin progress gym terhambat adalah tidak memutar telapak tangan saat melakukan biceps curl.

Banyak pemula langsung mengangkat beban tanpa rotasi, sehingga bisep tidak teraktivasi sempurna. 

Yang benar, mulai dengan telapak tangan menghadap ke samping, lalu putar ke atas saat mencapai puncak gerakan. Dengan teknik ini, otot bisep bekerja maksimal dan perkembangan jadi lebih cepat.

Baca juga: Nge-Gym saat Haid Boleh Gak Sih? Ini Penjelasannya yang Wajib Kamu Tahu!

2. Tergesa-gesa Saat Romanian Deadlift

Pemula sering melakukan Romanian deadlift dengan ritme terlalu cepat. Padahal, untuk mendapatkan hasil optimal, kamu harus menjaga ketegangan otot selama gerakan berlangsung. 

Turunkan beban selama tiga detik, tahan sebentar, kemudian angkat dengan kontrol. Teknik yang benar sangat membantu mencegah cedera dan memperbaiki pola gerak dasar.

Baca juga: Kenapa Orang yang Rajin ke Gym Justru Sering Kelelahan? Ini Penjelasannya

3. Crunch yang Menarik Leher

Teknik crunch yang salah, biasanya dengan menarik leher menggunakan tangan hanya membuat leher sakit dan perut tidak bekerja maksimal. 

Ini termasuk kesalahan umum pemula di gym yang sering dilakukan. Letakkan tangan di belakang kepala tanpa menariknya, buka siku selebar mungkin, dan angkat bahu menggunakan kekuatan otot perut agar gerakan lebih efektif.

4. Rentang Gerak Berlebihan Saat Latihan Dada

Menggerakkan siku terlalu rendah saat bench press, dapat membuat sendi bahu terdorong ke posisi tidak aman. Hal ini bisa menyebabkan cedera yang menghambat proses latihan. 

Jaga agar beban tidak turun terlalu dalam dan pastikan siku sejajar sedikit di atas dada. Kontrol gerakan lebih penting daripada beban berat.

5. Lat Pull-Down Menggunakan Momentum Tubuh

Menarik palang ke pangkuan atau menggunakan tubuh untuk menciptakan momentum adalah kesalahan yang umum terjadi. 

Kebiasaan ini membuat latihan kurang efektif dan meningkatkan risiko cedera bahu. Sedikit condongkan tubuh ke belakang, aktifkan otot perut, dan tarik palang ke dada, bukan ke perut.

6. Siku Bergerak Saat Incline Biceps Curl

Banyak pemula menggerakkan siku terlalu maju saat incline biceps curl. Akibatnya, bisep tidak teregang penuh. Pertahankan siku tetap mengarah ke bawah, dan posisikan tulang belikat rapat agar beban benar-benar mengenai otot yang seharusnya.

7. Terlalu Bergantung pada Latihan Kardio Saja

Rasa takut menggunakan alat atau kurang percaya diri, sering membuat pemula hanya fokus pada kardio. 

Ini juga merupakan penyebab progress nge-gym tidak maksimal karena tubuh butuh latihan kekuatan untuk membentuk otot, mempercepat metabolisme, dan meningkatkan postur.

Kombinasikan latihan kardio dengan angkat beban agar hasil lebih seimbang.

Itulah beberapa kesalahan yang bikin progress gym terhambat, terutama bagi pemula yang masih belajar mengenal dunia fitnes.

Jika masih bingung, jangan ragu meminta bantuan trainer agar setiap gerakan lebih aman dan efektif. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Betterhealthfacts.com

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU