Minggu, 30 NOVEMBER 2025 • 15:15 WIB

Dear Gym Enthusiast, Kardio Dulu atau Angkat Beban? Ternyata Ini Urutan yang Bikin Latihan Sesuai Goal

Author

Ilustrasi gym (Pexels/William Choquette)

INDOZONE.ID - Bagi gym enthusiast atau pecinta olahraga, pergi ke pusat kebugaran tentu menjadi kegiatan yang rutin dilakukan.

Rupanya, rutinitas olahraga yang efektif, gak cuma bergantung pada jenis latihan yang dilakukan, tetapi juga sesuai urutan. 

Banyak orang menggabungkan latihan kardio dan kekuatan dalam satu sesi. Namun, pertanyaan simpel, mana yang sebaiknya dilakukan terlebih dahulu?

Dikutip dari Hindustan Times, seorang pelatih kebugaran asal Atlanta, Bobby, memberikan penjelasan yang kini ramai diperbincangkan. 

Menurutnya, urutan latihan tidak bisa dipilih secara sembarangan. Sebab, setiap kategori latihan memberikan respons fisiologis yang berbeda pada tubuh. Kuncinya bergantung pada tujuan kebugaran masing-masing individu.

Baca juga: Sering Kardio tapi Gak Ada Hasil? Mungkin Kamu Masih Lakukan 4 Hal Ini

1. Tujuan: Penurunan Lemak

Bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan, Bobby menegaskan, angkat beban harus dilakukan terlebih dahulu.

Jika tujuannya penurunan lemak, selalu lakukan angkat beban dulu,” ujarnya.

Latihan kekuatan, menggunakan sumber energi utama berupa karbohidrat dan gula. Ketika sumber energi tersebut terkuras, tubuh lebih siap membakar lemak saat menjalani kardio. Kondisi ini bikin pembakaran kalori berlangsung lebih efisien.

Ilustrasi olahraga di gym (freepik)

2. Tujuan: Tingkatkan Daya Tahan

Bagi individu yang berlatih untuk lomba lari, atau olahraga yang membutuhkan stamina tinggi, urutannya justru terbalik, yakni kardio dilakukan lebih dulu.

Jika kamu melatih daya tahan, maka kardio harus di awal. Sebab, kamu membutuhkan energi saat berlatih kemampuan yang ingin ditingkatkan,” kata Bobby.

Kardio menguras stamina paling besar. Jika dilakukan setelah angkat beban, energi bisa sudah habis sehingga latihan menjadi tidak optimal.

Kesalahan Paling Umum di Gym

Bobby juga menyoroti kekeliruan yang kerap terjadi pada banyak gym enthusiast. Mereka memulai latihan dengan treadmill hingga kelelahan, lalu mencoba angkat beban.

Kaki sudah lelah, detak jantung tinggi, dan akhirnya tidak punya energi untuk latihan inti yang sebenarnya memberi perubahan pada tubuh,” jelasnya.

Menurutnya, kebiasaan ini berlawanan dengan prinsip penurunan lemak. Sebab, energi habis sebelum mencapai latihan utama.

Aturan Sederhana

Agar latihan lebih efektif, Bobby memberikan satu panduan mudah yakni, “Angkat beban dulu, lalu berjalan setelahnya.”

Metode ini, menurutnya, menjaga detak jantung tetap berada dalam zona pembakaran lemak, melindungi kekuatan otot, serta membantu hasil latihan menjadi lebih optimal tanpa membuat tubuh terlalu kelelahan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Hindustan Times

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU