Minggu, 30 NOVEMBER 2025 • 13:20 WIB

Awas! Ini 6 Penyebab Tangan Kesemutan yang Jangan Diabaikan

Author

Ilustrasi tangan kesemutan (synergyphysio.com.sg)

INDOZONE.ID - Rasa kesemutan pada tangan pasti pernah dialami hampir semua orang. Biasanya hilang sendiri, namun jika kondisi ini sering terjadi dan terasa mengganggu, kamu perlu waspada. 

Penyebab tangan kesemutan tidak selalu ringan, bahkan dapat menjadi tanda adanya gangguan saraf atau penyakit tertentu. Berikut di antaranya.

Apa Penyebab Sensasi Kesemutan di Tangan?

Ilustrasi tangan kesemutan (medicalnewstoday.com)

Kesemutan terjadi saat saraf di tangan tertekan dalam waktu lama sehingga memicu rasa kebas, tertusuk, hingga mati rasa. Kondisi ini bisa muncul kapan saja, termasuk saat tidur. 

Baca juga: Sering Disepelekan! Inilah 7 Tanda Gejala Diabetes Yang Muncul di Malam Hari, Salah Satunya Kesemutan

1. Carpal Tunnel Syndrome (CTS)

Carpal tunnel syndrome merupakan salah satu penyebab tangan kesemutan saat tidur maupun saat beraktivitas. 

Tekanan pada saraf median membuat tangan terasa kesemutan, nyeri, hingga sulit menggenggam. CTS banyak dialami pekerja yang melakukan gerakan tangan berulang, seperti mengetik dan menulis.

2. Rheumatoid Arthritis

Peradangan pada sendi akibat rheumatoid arthritis dapat menekan saraf dan menyebabkan kesemutan. Gejalanya sering muncul pada malam hari, membuat tidur terganggu. Selain kesemutan, sendi menjadi nyeri, hangat, bengkak, dan kaku lebih dari satu jam setelah bangun tidur.

Baca juga: Kenali Penyebab Kesemutan di Tangan dan Kaki Kamu hingga Cara Mengobatinya di Rumah

3. Diabetes

Kadar gula darah tinggi dalam jangka panjang dapat merusak saraf dan menyebabkan neuropati diabetik. Akibatnya, muncul rasa kebas, nyeri, dan kesemutan pada tangan.

Penyakit ini juga memberi tanda lain seperti kulit kering, penurunan atau peningkatan berat badan tanpa sebab, serta luka yang sulit sembuh.

4. Kerusakan Saraf

Neuropati perifer dapat muncul karena cedera, infeksi, penyakit autoimun, infeksi, atau efek samping obat-obatan tertentu. Contoh obat yang bisa memicu kesemutan:

-    Statin untuk kolesterol
-    Kemoterapi
-    Isoniazid untuk tuberkulosis

Keluhan biasanya membaik setelah terapi dihentikan.

5. Kekurangan Vitamin

Vitamin B dan vitamin E penting untuk menjaga fungsi saraf. Kekurangan keduanya dapat menyebabkan tangan atau kaki mudah terasa kesemutan dan lemah.

6. Penyakit Tertentu

Beberapa kondisi medis lain juga bisa merusak saraf hingga memicu kesemutan, seperti:

-    Hipotiroid
-    Sindrom Guillain-Barré
-    Infeksi (hepatitis, herpes zoster, penyakit Lyme)

Kesemutan dapat disertai gejala tambahan, seperti tremor dan tangan menjadi kaku atau sulit digerakkan.

Selain penyakit, kesemutan juga bisa disebabkan oleh:

-    Konsumsi alkohol berlebihan
-    Paparan bahan kimia tertentu

Kapan Harus Memeriksakan Diri?

Jika tangan kesemutan tak kunjung membaik, hilangnya fungsi tangan, atau muncul nyeri hebat yang mengganggu aktivitas, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter. Pemeriksaan yang tepat akan membantu menangani penyebab utamanya lebih cepat.

Tangan kesemutan bisa muncul karena banyak faktor. Jadi, jangan abaikan jika keluhan ini sering terjadi. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Skinhealthinfo.org.uk

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU