INDOZONE.ID - Sebagian besar orang menganggap, deterjen dan cairan pembersih yang digunakan setiap hari aman. Sebab, itu membantu menjaga kebersihan pakaian dan rumah.
Namun, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. Sejumlah produk pembersih diketahui mengandung bahan kimia tersembunyi, yang berpotensi berdampak buruk bagi kesehatan dalam jangka panjang.
Peringatan ini disampaikan dokter spesialis kanker yang berfokus pada imunoterapi kanker, Tarang Krishna, melalui akun Instagram pribadinya, yang dikutip dari Hindustan Times.
Kandungan Kimia Tersembunyi dalam Deterjen
Menurut dokter yang juga Managing Director Cancer Healer Centre ini, banyak deterjen dan pembersih rumah tangga mengandung zat kimia, yang dapat bekerja seperti ‘racun perlahan’ di dalam tubuh.
“Deterjen dan cairan pembersih yang digunakan sehari-hari bisa menimbulkan risiko kesehatan serius, termasuk kanker,” ujar Krishna.
Baca juga: Alami Alergi Deterjen, Berikut Ini Cara Mengatasinya
Ia menjelaskan, aroma wangi yang tercium segar dari produk-produk tersebut, kerap berasal dari ftalat. Itu merupakan senyawa kimia yang dapat mengganggu keseimbangan hormon, jika terpapar terus-menerus.
Selain itu, beberapa deterjen juga dilaporkan mengandung formaldehida dan bahkan benzena. Zat-zat ini diketahui dapat mengiritasi saluran pernapasan, memicu bronkitis, serta meningkatkan risiko kanker secara signifikan apabila terakumulasi dalam tubuh.
Dampak Jangka Panjang bagi Kesehatan
Paparan bahan kimia dari deterjen, tidak selalu menimbulkan gejala langsung. Namun, penggunaan jangka panjang dapat memicu gangguan hormon, masalah pernapasan, hingga meningkatkan risiko penyakit kronis.
“Produk-produk ini sering dianggap aman karena digunakan di rumah, padahal dampaknya bisa terjadi perlahan tanpa disadari,” jelas dokter yang pemiliki pengalaman lebih dari 22 tahun itu.
Alternatif yang Lebih Aman
Untuk meminimalkan risiko kesehatan, Krishna menyarankan, masyarakat beralih ke pembersih berbahan alami atau herbal. Produk semacam ini, umumnya dapat digunakan hanya dengan air dan tidak mengandung bahan kimia berbahaya.
“Pembersih herbal merupakan pilihan yang lebih aman, karena membantu mengurangi paparan zat kimia berisiko bagi diri sendiri dan keluarga,” katanya.
Ia juga mengimbau masyarakat, agar lebih cermat membaca label produk dan mempertimbangkan dampak jangka panjang dari barang-barang yang dibawa ke dalam rumah.
Oleh karena itu, kesadaran terhadap kandungan deterjen dan cairan pembersih rumah tangga, menjadi langkah penting dalam menjaga kesehatan.
Meski tampak sepele, paparan bahan kimia dari produk sehari-hari dapat berdampak serius dalam jangka panjang.
Dengan memilih alternatif yang lebih aman dan ramah kesehatan, risiko gangguan hormon maupun penyakit serius dapat ditekan.
“Utamakan keselamatan diri dan keluarga dengan lebih bijak memilih produk pembersih,” tutup Krishna.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Hindustan Times