Rabu, 17 DESEMBER 2025 • 18:00 WIB

BAB Auto Lancar! Ini 7 Buah Paling Efektif untuk Melancarkan Buang Air Besar

Author

Buah yang mengandung vitamin C/Freepik

INDOZONE.ID - Penyakit pencernaan seperti sembelit sering mengganggu aktivitas harian dan menurunkan kenyamanan tubuh.

Daripada langsung mengandalkan obat pencahar, solusi alami yang didukung ahli medis adalah dengan pola makan yang tepat, berfokus pada buah terbaik untuk melancarkan buang air besar (BAB).

Pendekatan ini sangat efektif karena kandungan serat di dalam buah membantu pergerakan usus secara fisiologis (motilitas usus).

Selain serat, zat aktif lain (seperti sorbitol dan enzim) turut membantu melunakkan feses, sehingga mencegah komplikasi serius seperti wasir atau fissure anal.

Artikel ini akan mendetailkan 7 buah yang terbukti paling ampuh dan dianjurkan untuk mengatasi sembelit secara cepat dan aman.

Baca juga: Konsumsi Buah Sebelum atau Sesudah Makan, Mana yang Lebih Baik untuk Diet dan Pencernaan?

7 Buah Andalan untuk Mengatasi Sembelit Secara Tuntas

Konsumsi buah tinggi serat ini secara rutin adalah kunci untuk menjaga sistem pencernaan tetap optimal.

1. Plum (Prune): Bulk-Forming dan Laksatif Osmitik Alami

ilustrasi Buah Plum. (freepik/ azerbajian_stockers)

Plum, khususnya buah plum kering (prune), dianggap sebagai solusi cepat dan kuat untuk mengatasi sembelit.

  • Detail Kandungan: Prune mengandung serat larut dan tidak larut. Yang paling berperan adalah Sorbitol, sejenis gula alkohol yang tidak dicerna dengan baik.
  • Mekanisme Kerja: Sorbitol berfungsi sebagai laksatif osmotik; ia menarik sejumlah besar air dari tubuh menuju usus besar. Penambahan air ini secara drastis melunakkan feses yang keras. Selain itu, senyawa fenolik dalam prune merangsang kontraksi otot usus, mempercepat feses keluar.
  • Cara Konsumsi: Konsumsi 3-5 buah prune kering atau segelas jus prune yang tidak ditambahkan gula.

2. Pepaya: The Ultimate Pencerna dengan Enzim Papain

Masker pepaya untuk atasi komedo (Pexels/alleksana)

Pepaya merupakan buah pelancar BAB yang sangat mudah didapatkan dan memiliki kombinasi zat aktif yang sempurna untuk pencernaan.

  • Detail Kandungan: Pepaya kaya akan serat, air, dan enzim pencernaan unik yang disebut Papain.
  • Mekanisme Kerja: Enzim papain membantu memecah protein yang sulit dicerna di lambung dan usus, meringankan beban kerja sistem pencernaan. Sementara itu, serat pada pepaya bersifat mild (ringan) dan merangsang gerakan usus secara alami, sekaligus meningkatkan volume feses.
  • Cara Konsumsi: Sangat baik dikonsumsi saat sarapan atau perut kosong untuk merangsang BAB di pagi hari.

Baca juga: Anak Gemar Konsumsi Tempe Tiap Hari? Ada Bahaya-bahaya Ini yang Mengintai si Buah Hati Loh Moms!

3. Kiwi: Efek Pro-Motilitas dengan Actinidin

Ilustrasi Buah Kiwi (Freepik)

Meskipun ukurannya kecil, kiwi memiliki efek laksatif yang teruji secara klinis dan dianggap lebih efektif daripada buah lain dalam daftar ini oleh beberapa penelitian.

  • Detail Kandungan: Kiwi mengandung serat yang tinggi, air, dan enzim Actinidin.
  • Mekanisme Kerja: Enzim actinidin spesifik membantu pemecahan protein. Kombinasi serat dan actinidin terbukti meningkatkan motilitas usus (kecepatan pergerakan makanan melalui usus) secara keseluruhan. Kadar airnya yang tinggi juga membantu mencegah feses mengeras.
  • Cara Konsumsi: Konsumsi 2 buah kiwi per hari, bersamaan dengan kulitnya (jika Anda suka) karena kulit kiwi mengandung serat dan nutrisi tambahan.

4. Apel: Kekuatan Pektin untuk Feses Lembut

ilustrasi cuka apel (pixabay/wicherek)

Apel adalah salah satu sumber serat yang paling populer dan mudah diakses.

  • Detail Kandungan: Apel kaya serat, terutama Pektin (serat larut), yang terkonsentrasi di bawah kulitnya.
  • Mekanisme Kerja: Pektin difermentasi oleh bakteri baik di usus besar, menghasilkan asam lemak rantai pendek. Proses ini secara efektif menarik air ke usus, yang merupakan kunci untuk melembutkan feses agar mudah melewati saluran pembuangan.
  • Cara Konsumsi: Selalu konsumsi apel bersama kulitnya untuk mendapatkan manfaat serat maksimal.

5. Jeruk: Antioksidan Naringenin dan Air

ilustrasi Jeruk. (food.ndtv.com)

Jeruk adalah sumber cairan dan serat yang sangat baik, menjadikannya pilihan ideal untuk mengatasi sembelit.

  • Detail Kandungan: Jeruk kaya akan Pektin, air, dan antioksidan Naringenin.
  • Mekanisme Kerja: Naringenin terbukti secara ilmiah dapat meningkatkan sekresi cairan (elektrolit dan air) ke dalam usus besar. Efek ini mirip dengan laksatif osmotik yang melunakkan feses.
  • Cara Konsumsi: Makan utuh, bukan hanya minum jusnya, agar seratnya (pulpa) tetap utuh.

6. Buah Pir: Kombinasi Sorbitol dan Serat yang Kuat

Ilustrasi Buah Pir. (freepik/ azerbaijan_stock)

Sama seperti plum, buah pir mengandung dual action yang sangat membantu proses BAB.

  • Detail Kandungan: Tinggi serat larut dan mengandung jumlah Sorbitol yang signifikan.
  • Mekanisme Kerja: Sorbitol menarik air ke dalam usus, sementara serat (terutama serat larut) membantu membentuk massa feses yang lembut dan besar (bulk).
  • Cara Konsumsi: Konsumsi bersama kulitnya. Jangan kupas kulit pir untuk mendapatkan semua manfaat serat.

Baca juga: Ingin Tunda Uban Muncul? Makanlah Sebanyak Mungkin Sayur dan Buah Ini!

7. Buah Beri: Kepadatan Serat yang Tinggi

Buah Acai Berry/Freepik

Buah beri seperti raspberry dan blackberry memiliki kepadatan serat per porsi yang sangat tinggi dibandingkan buah lainnya.

  • Detail Kandungan: Sangat tinggi serat larut dan tidak larut, serta rendah gula alami.
  • Mekanisme Kerja: Serat yang tinggi ini secara efisien menambah massa feses (bulking agent) dan mendukung pertumbuhan bakteri usus yang sehat (prebiotik), membantu menjaga keseimbangan usus dan mencegah sembelit berulang.
  • Cara Konsumsi: Sangat baik ditambahkan ke smoothie, yogurt, atau oatmeal untuk memastikan asupan serat yang cukup di pagi hari.

Tips Penting: Konsumsi Serat dengan Air

Ingat, kunci keberhasilan buah untuk melancarkan BAB adalah hidrasi. Serat membutuhkan air.

Tanpa air yang cukup, serat justru bisa menyebabkan sumbatan atau memperparah sembelit. Pastikan Anda minum minimal 8 gelas air per hari saat meningkatkan asupan buah.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Fithub.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU