Rabu, 17 DESEMBER 2025 • 21:20 WIB

Pantangan Makanan Penderita Anemia: Daftar Lengkap Penghambat Zat Besi

Author

Ilustrasi penderita anemia yang membutuhkan obat penambah darah (freepik)

INDOZONE.ID - Anemia adalah kondisi umum ketika tubuh kekurangan sel darah merah atau hemoglobin sebagai pengangkut oksigen.

Akibatnya, penderita mudah lelah, pusing, lesu, pucat, dan kurang bertenaga.

Seringkali, kita fokus pada suplemen dan makanan penambah darah, namun melupakan hal penting, pantangan Makanan Penderita Anemia yang dapat menghambat penyerapan zat besi.

Beberapa makanan yang sering dianggap aman, seperti kopi, teh, cokelat batang, dan anggur, ternyata berisiko tinggi bagi penderita anemia karena mengandung zat penghambat penyerapan.

Baca juga: Pentingnya Skrining Anemia Defisiensi Zat Besi, Bisa Dicegah Sejak Dini dengan Kalkulator Ajaib

Waspada! Zat Penghambat Penyerapan Besi pada Penderita Anemia 

Untuk mendukung peningkatan hemoglobin secara bertahap dan berkelanjutan, penderita Anemia perlu cermat menghindari makanan tertentu.

Tujuannya adalah memastikan zat besi yang sudah dikonsumsi dapat terserap secara optimal, karena anemia tidak hanya tentang kurangnya asupan, tetapi juga adanya makanan penghambat zat besi.

Berikut beberapa jenis makanan dan kandungan yang perlu dihindari, dirangkum dari sumber tepercaya (RS Pondok Indah), yang akan membantu penderita anemia mengatur pola makan harian dengan lebih bijak.

Teh Matcha sebagai Pengganti Kopi (Sumber: Google/ Freepik)

Tanin: Musuh Utama Penyerapan Zat Besi untuk Penderita Anemia

Tanin adalah senyawa yang dapat mengikat dan menghambat penyerapan zat besi di dalam saluran pencernaan. Makanan tinggi tanin yang perlu dibatasi meliputi:

  • Matcha
  • Kopi
  • Teh
  • Buah anggur

Jika dikonsumsi secara rutin bersamaan dengan waktu makan, potensi anemia untuk tidak kunjung membaik sangat tinggi.

Oleh karena itu, konsumsi makanan ini perlu dihindari atau diberi jeda minimal satu jam setelah makan utama.

Baca juga: Anemia Jadi Silent Killer di Kalangan Anak Muda, dr. Tiwi: Bisa Pengaruhi Kecerdasan!

Batasi Kafein (Kopi & Cokelat Batang) untuk Mencegah Anemia Memburuk

Kafein diketahui kuat mengganggu penyerapan zat besi non-heme (zat besi yang berasal dari sumber nabati) dalam tubuh. Sumber kafein yang umum dikonsumsi sebagai pantangan makanan penderita Anemia meliputi:

  • Kopi
  • Cokelat Batang

Mengonsumsi kafein berlebihan dapat membuat gejala anemia semakin parah, meskipun Anda sudah berusaha mencukupi asupan zat besi.

Ide Nama Brand Kopi Aesthetic yang Unik dan Mudah Diingat (Freepik/ rawpixel.com)

Kalsium: Pembatas Serapan Zat Besi yang Perlu Diperhatikan Penderita Anemia (H3)

Kalsium memiliki mekanisme bersaing dengan zat besi dalam proses penyerapan di usus. Konsumsi kalsium yang terlalu tinggi dapat secara signifikan menurunkan penyerapan zat besi dari makanan.

Makanan tinggi kalsium yang sebaiknya dibatasi oleh penderita Anemia adalah:

Asam Oksalat: Senyawa yang Mengikat Zat Besi di Usus (H3)

Asam oksalat dapat membentuk senyawa tidak larut dengan zat besi, membuat tubuh kesulitan menyerap zat besi yang dibutuhkan.

Baca juga: Rutin Minum Matcha Seminggu Sekali, Wanita Ini Malah Kena Anemia dan Zat Besi Turun Drastis

Makanan yang mengandung asam oksalat tinggi dan menjadi pantangan makanan penderita Anemia meliputi:

Fitat (Gandum & Kacang): Aturan Porsi Khusus Bagi Penderita Anemia (H3)

Fitat, atau asam fitat, dapat mengikat zat besi di saluran cerna sehingga zat besi tidak dapat terserap optimal. Makanan yang mengandung fitat cukup tinggi adalah:

Ilustrasi kemiri dan kacang-kacangan (freepik)

  • Gandum utuh
  • Beras merah
  • Kacang-kacangan

Karena itu, penderita Anemia perlu mengatur porsinya dengan cermat dan mengolahnya dengan metode yang tepat (seperti perendaman atau fermentasi) untuk mengurangi kadar fitat.

Polifenol: Penghambat Zat Besi Non-Heme pada Buah dan Cokelat

Sama seperti Tanin, Polifenol juga dapat menghambat penyerapan zat besi non-heme jika dikonsumsi berlebihan. Sumber polifenol yang termasuk dalam daftar pantangan makanan penderita Anemia meliputi:

Baca juga: Anemia Tak Kunjung Membaik Waspadai Munculnya Tanda Penyakit Multiple Myeloma

Risiko anemia tidak membaik akan meningkat bila makanan kaya polifenol ini dikonsumsi tanpa kontrol.

Selain membatasi Tanin, Kafein, Kalsium, Asam Oksalat, Fitat, dan Polifenol, penderita sangat dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang kaya zat besi dan nutrisi pendukung seperti Vitamin C, Vitamin B12, dan Folat. 

Penyesuaian pola makan ini, bersama dengan pengobatan medis, adalah kunci untuk memerangi gejala Anemia dan meningkatkan kualitas hidup.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Rspondokindah.co.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU