Wanita alami anemia dan zat besi turun drastis karena minum matcha seminggu sekali. (The Mirror)
INDOZONE.ID - Seorang wanita mengaku kecanduan matcha sampai-sampai mengalami jantung berdebar dan harus dirawat di rumah sakit.
Lynn Shazeen, wanita 28 tahun ini mulai rutin minum matcha sejak enam bulan lalu. Biasanya dia meminumnya seminggu sekali.
Tapi setelah tiga bulan mengkonsumsi rutin, dia mulai merasakan gejala aneh di tubuhnya, seperti cepat lelah, sering merasa kedinginan, dan jantung kadang-kadang berdebar tanpa sebab.
Baca juga: 17 Ide Nama Usaha Cupcake Matcha yang Bikin Bisnismu Makin Kekinian
Akhirnya, Lynn yang bekerja sebagai perawat di dekat Washington D.C itu memutuskan pergi ke rumah sakit.
Setelah tes darah, ternyata kadar zat besinya turun hampir setengah dari normal.
Dokter langsung memberikan infus detoks dan suplemen zat besi untuk membantu mengembalikan kadarnya.
"Itu satu-satunya hal yang berubah dalam pola makan dan rutinitas harian saya. Saya dan dokter sudah coba telusuri semua kemungkinan, tapi akhirnya ketahuan kalau penyebabnya adalah matcha," ungkap Lynn Shazeen seperti dilansir Yahoo, Sabtu (13/9/2025).
Lynn mengaku memang mengidap anemia. Jadi sebelumnya dia memang sudah punya riwayat kadar zat besi yang rendah.
Awalnya, Lynn mulai minum matcha sebagai bagian dari pola makan anti-inflamasi (mengurangi peradangan), sesuai saran dokter.
"Ada masalah peradangan di tubuh saya, jadi dokter menyarankan untuk mulai memperhatikan makanan. Matcha dan teh hijau terkenal punya sifat anti-inflamasi, jadi saya pikir aman-aman aja kalau minum seminggu sekali," jelasnya.
Penelitian dari National Institutes of Health memang menunjukkan bahwa teh hijau, termasuk matcha, bisa menghambat tubuh menyerap zat besi dari makanan.
Hal ini karena teh mengandung senyawa alami yang disebut katekin, yang bisa mengganggu penyerapan zat besi.
Baca juga: Resep Brownies Matcha Lapis Keju yang Lembut dan Enak Banget
Ini jadi masalah serius terutama buat orang-orang yang sudah rentan kekurangan zat besi.
"Aku mulai merasa badan lebih dingin dan gampang capek, tapi nggak tahu penyebabnya sampai akhirnya tes darah. Begitu lihat zat besi turun dari 23 ke 13, aku langsung yakin matcha penyebabnya," kata Lynn.
Mengetahui bahwa kebiasaan simpel seperti minum matcha seminggu sekali bisa menyebabkan gejala separah itu tentu bikin kaget.
"Tadinya agak bikin panik, tapi sebagai tenaga medis, aku berusaha tetap tenang. Sejak dapat infus, aku udah stop minum matcha dan balik minum teh biasa aja. Sekarang aku juga rutin minum suplemen zat besi dan vitamin C buat bantu pemulihan," tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Yahoo News