INDOZONE.ID - Bagi sebagian orang, mati rasa di tangan memang bisa terasa mengganggu dan membuat panik.
Pasalnya dampak dari penyakit ini bisa membuat aktivitas sehari-hari terganggu, sehingga membuat mereka tidak fokus menyelesaikan tugasnya.
Lebih dari itu, mati rasa di tangan juga termasuk penyakit yang bisa komplikasi dengan penyakit lainnya.
Maka dari itu, penting untuk mengetahui penyebab dan cara menangani mati rasa di tangan dengan cepat. Berikut beberapa penjelasannya.
Penyebab Mati Rasa di Tangan
Mati rasa di tangan bisa menjadi gejala dari berbagai penyebab, mulai dari yang ringan dan sementara, hingga kondisi medis yang serius. Berikut beberapa penyebab mati rasa yang paling umum.
Baca juga: Tangan Sering Gemetar Tanpa Sebab? Jangan Dianggap Sepele
- Gigitan hewan atau serangga.
- Kekurangan vitamin B12 .
- Kadar kalsium, kalium, atau natrium yang tidak normal.
- Kerusakan saraf di tangan, lengan, atau leher kamu.
- Hernia diskus yang memberi tekanan pada saraf tulang belakang kamu.
- Tekanan pada saraf yang disebabkan oleh tumor, infeksi, atau pembuluh darah yang membesar.
- Konsumsi alkohol berlebihan .
- Penyakit ginjal
Cara Menangani Mati Rasa
Cara menangani mati rasa bisa mulai dari hal sederhana, berikut beberapa caranya:
Baca juga: Jempol Tangan Sakit? Kenali 7 Penyebab dan Cara Mengatasinya
- Olahraga 2-3 kali dalam seminggu
- Kurangi aktivitas yang banyak menggunakan tangan dan pergelangan tangan, misalnya mengangkat beban berat
- Sering-seringlah beristirahat dari aktivitas yang menyebabkan gerakan berulang, seperti mengetik dengan komputer
- Saat duduk jangan terlalu membungkuk
- Kompres air hangat di telapak tangan
Kapan Harus ke Dokter?
Segera cari pertolongan medis jika tangan kamu mati rasa dan disertai gejala berikut:
- Mati rasa di bagian tubuh lain
- Kelumpuhan
- Kebingungan
- Pusing
- Ucapan tidak jelas
- Kehilangan kontrol atas usus atau kandung kemih
- Ruam
Nah, itu dia informasi mengenai mati rasa di tangan. Jika merasa penyakit ini bikin kamu tidak fokus terus menerus untuk beraktivitas, segera ke dokter ya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Verywell Health