Selasa, 06 JANUARI 2026 • 10:20 WIB

Konsumsi Gula Berlebih Berisiko Rusak Gigi: Kikis Enamel dan Tingkatkan Karies

Author

Ilustrasi kesehatan gigi. (Freepik)

INDOZONE.ID - Mengonsumsi gula tambahan secara berlebihan dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, diabetes tipe 2, dan merusak kesehatan gigi

Baik gula tebu, sirup jagung, sirup maple, maupun madu, masalah utama terletak pada konsumsi gula tambahan yang terlalu banyak.

Presiden Asosiasi Endodontis Amerika, Steven J. Kats, menjelaskan bahwa beberapa menit setelah mengonsumsi makanan atau minuman manis, plak, lapisan lengket bakteri di mulut, akan mengubah gula menjadi asam. Asam tersebut menurunkan pH mulut dan melarutkan mineral dari enamel gigi.

Baca juga: 7 Buah Pereda Sakit Gigi yang Mudah Dicari, Alami, dan Bikin Lebih Nyaman

"Tak hanya seberapa banyak gula yang dimakan, tapi seberapa sering hal itu dilakukan. Kebiasaan ini meningkatkan risiko gigi berlubang," ujarnya, dikutip Selasa (6/1/2026).

Frekuensi Lebih Berbahaya dari Kuantitas

Steven menyoroti bahwa kebiasaan menyeruput minuman manis seperti soda sepanjang hari sangat berbahaya. 

"Jika kamu menyesap soda manis sepanjang hari, gigi terus-menerus terpapar gula, sehingga air liur alami yang melawan bakteri tidak dapat membersihkannya," katanya.

Ia menyarankan untuk mengonsumsi makanan dan minuman manis dalam sekali duduk, bukan menyeruputnya secara berkala selama berjam-jam. 

Baca juga: 7 Makanan Pereda Sakit Gigi yang Direkomendasikan Dokter dan Ahli Nutrisi

Hal ini memberi kesempatan air liur untuk menetralkan asam dan melindungi enamel gigi.

Cara Tepat Merawat Gigi Pasca Konsumsi Manis

Dokter gigi tersebut juga mengingatkan agar tidak langsung menggosok gigi setelah makan makanan manis. Enamel gigi yang sedang melunak akibat paparan asam dapat terkikis jika disikat terlalu cepat.

"Bilas dengan air untuk membantu membersihkan gula dan asam, dan tunggu sekitar 30 hingga 60 menit sebelum menyikat gigi," sarannya. 

Langkah ini memberi waktu bagi air liur untuk menetralkan asam dan mengeraskan kembali enamel gigi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU