Kunci Sukses Menyusui! dr. Tiwi dan Blackmores Bedah Rahasia Lewati Masa Kritis 3 Hari Pertama
INDOZONE.ID - Menyusui adalah proses alami, namun membutuhkan pengetahuan dan kesabaran ekstra, terutama pada hari-hari awal setelah persalinan.
Persiapan mental dan teknik yang tepat adalah fondasi penting agar ibu bisa memberikan nutrisi terbaik bagi buah hati.
Berangkat dari hal tersebut, Blackmores dan Bunda Maternity menggelar acara Newborn & Breastfeeding Class Blackmores Lacta Well.
Acara digelar pada 24 Januari 2026, di Morula IVF Jakarta, dengan dr. Tiwi, Sp.A, MARS, Dokter Spesialis Anak RSIA Bunda Jakarta, sebagai salah satu narasumber.
Baca juga: Ziarah ke Makam Ibu, Kakak Perempuan Ini Menyimpan Tangis dan Tetap Kuat Demi Adiknya
Mengenal Refleks Primitif Bayi
Setiap bayi yang lahir cukup bulan (di atas 35 minggu) memiliki refleks isap alami yang akan muncul jika dipicu oleh sentuhan.
Ketika kulit bayi bersentuhan dengan payudara ibu, mereka akan secara otomatis mencari puting dan mulai menghisap.
dr. Tiwi menjelaskan bahwa refleks yang diberikan bayi merupakan tanda bahwa fungsi otak bayi berjalan dengan baik.
Agar proses menyusui efektif, puting ibu harus masuk cukup dalam hingga menyentuh bagian langit-langit mulut bayi yang lunak.
Jika hanya menempel di depan, bayi cenderung hanya "mengempeng" yang dapat menyebabkan puting ibu lecet.
Baca juga: Awas! Vaksinasi, Tato, dan Praktik Medis Tidak Aman Jadi Pemicu Hepatitis B dan C
Tiga Hari Pertama: Masa Paling Kritis
Ibu yang baru melahirkan perlu bersiap menghadapi tiga hari pertama, yang dianggap sebagai fase paling menantang.
Pada periode tersebut, sangat normal jika ibu kurang tidur karena bayi cenderung lebih aktif menyusu di malam hari saat hormon menyusui sedang tinggi-tingginya.
Beberapa hal penting yang perlu diperhatikan selama fase ini:
1. Pantau Berat Badan
Penurunan berat badan bayi hingga 10% dalam beberapa hari pertama adalah hal yang wajar, selama ia kembali ke berat lahir maksimal dalam 10 hari.
2. Kolostrum adalah Emas
Jangan panik jika ASI belum keluar deras. Cairan pertama atau kolostrum yang hanya berupa tetesan kecil sangat kaya akan antibodi untuk melindungi usus bayi.
Baca juga: 8 Manfaat Jalan Kaki Secara Rutin untuk Kesehatan, Bisa Menurunkan Berat Badan
3. Bangunkan Bayi
Jika bayi terlalu banyak tidur di siang hari, sebaiknya bangunkan setiap 2 jam untuk tetap menyusu agar berat badannya tidak turun drastis.
4. Teknik Posisi dan Perlekatan
Posisi menyusui yang nyaman sangat menentukan keberhasilan. Selain posisi umum seperti Cradle, terdapat teknik lain yang disarankan:
- Football Hold: Bayi diapit di bawah ketiak seperti membawa bola. Posisi ini sangat membantu bagi ibu dengan payudara besar atau yang melahirkan secara sesar.
- Cross Cradle: Ibu menyangga kepala bayi dengan tangan yang berlawanan dari payudara yang digunakan. Teknik ini memudahkan ibu mengatur perlekatan mulut bayi. Sebelum menyusui, pastikan kuku ibu sudah dipotong pendek agar tidak melukai kulit bayi yang sensitif.
Baca juga: 7 Teknik Ampuh agar Plank Lebih Konsisten dan Tidak Tremor
Dukungan Suami dan Keluarga
Keberhasilan menyusui bukan hanya tanggung jawab ibu. Peran suami juga sangat dibutuhkan untuk menjaga kondisi psikologis ibu agar tetap tenang dan tidak cemas.
Dukungan dari lingkungan sekitar, termasuk kakek dan nenek, juga sangat berpengaruh karena stres dapat menghambat produksi ASI.
Dengan edukasi yang cukup dan dukungan moral yang kuat, ibu diharapkan dapat melewati masa-masa awal menyusui dengan lebih percaya diri.
Baca juga: TanganTulus.id, Gerakan Edukasi dan Pendampingan Kesehatan dari Pinrang
Blackmores Lacta Well sebagai Nutrisi Pendukung
Sebagai bagian dari komitmen untuk mendukung ibu menyusui, Blackmores bekerja sama dengan Rumah Sakit Bunda meluncurkan Blackmores Lacta Well.
Produk tersebut hadir sebagai booster ASI premium yang dirancang khusus untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas ASI.
Beberapa keunggulan produk meliputi:
- Kandungan Alami: Mengandung ekstrak Fenugreek yang dikenal luas membantu produksi ASI.
- Kesehatan Saraf & Energi: Dilengkapi dengan Vitamin B Kompleks untuk mendukung stamina ibu.
- Fokus Ganda: Berbeda dengan suplemen lain, produk Blackmores memperhatikan kesehatan anak sekaligus kesejahteraan psikologis ibunya.
“Saya sangat support semua produk yang mendukung ibu. Tapi yang paling penting, produk itu harus bekerja. Seringkali banyak ibu berpikir kalau minum entah itu Lacta Well atau produk lainnya, asi-nya langsung mancur. Padahal ibu harus memahami fisiologi badan, baru produk seperti ini bisa bekerja. Makanya saya senang taglinenya menyusui harus tenang, karena memang harus tenang,” ungkap dr. Tiwi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan