INDOZONE.ID - Air sumur masih menjadi sumber air utama bagi banyak rumah tangga di Indonesia, terutama di daerah pemukiman padat dan pedesaan.
Namun, tidak semua air sumur memiliki kualitas yang jernih dan layak pakai.
Air yang keruh, berwarna, atau berbau sering kali membuat warga mencari solusi cepat, salah satunya dengan menggunakan tawas.
Lalu, apakah tawas aman untuk air sumur? Berikut penjelasan mengenai fungsi tawas, tingkat keamanannya bagi kesehatan, cara penggunaan yang benar, serta potensi risiko jika digunakan secara berlebihan.
Baca juga: Mengenal Batu Tawas, Batu Ajaib untuk Mengatasi Bau Badan
Apa Itu Tawas dan Fungsinya untuk Air Sumur?
Tawas adalah senyawa kimia yang umumnya dikenal sebagai aluminium sulfat.
Dalam pengolahan air, tawas berfungsi sebagai koagulan, yaitu zat yang membantu menggumpalkan partikel kotoran halus di dalam air.
Saat ditambahkan ke air sumur yang keruh, tawas akan:
- Mengikat partikel lumpur, tanah, dan kotoran halus
- Membentuk gumpalan (flok) yang lebih berat
- Membantu kotoran mengendap ke dasar air
Hasilnya, air di bagian atas menjadi lebih jernih dan terlihat bersih.
Apakah Tawas Aman untuk Kesehatan?
Secara umum, tawas aman digunakan untuk menjernihkan air, asalkan digunakan dengan dosis yang tepat dan air tidak langsung dikonsumsi tanpa proses lanjutan.
Tawas biasanya digunakan untuk:
- Air keperluan mandi
- Mencuci pakaian
- Keperluan rumah tangga non-minum
Untuk air minum, air yang telah diberi tawas tetap perlu dimasak atau disaring lebih lanjut agar lebih aman dikonsumsi.
Penggunaan tawas dalam pengolahan air juga telah lama diterapkan secara luas, termasuk pada pengolahan air bersih, dengan pengawasan dan standar tertentu.
Baca juga: Kegunaan Batu Tawas sebagai Deodoran Alami
Cara Menggunakan Tawas yang Benar untuk Air Sumur
Agar tetap aman, berikut langkah penggunaan tawas yang dianjurkan secara umum:
- Ambil tawas secukupnya (sekitar sebesar ibu jari untuk volume air rumah tangga kecil)
- Larutkan tawas ke dalam ember berisi air
- Tuangkan larutan tawas ke air sumur atau penampungan
- Aduk air secara perlahan dan merata
- Diamkan selama beberapa jam hingga kotoran mengendap
- Gunakan air jernih di bagian atas, hindari endapan di dasar
Penggunaan sebaiknya tidak dilakukan terlalu sering, hanya saat air benar-benar keruh.
Risiko Jika Tawas Digunakan Berlebihan
Meski bermanfaat, penggunaan tawas secara berlebihan dapat menimbulkan risiko, antara lain:
- Sisa aluminium berlebih di dalam air
- Rasa air menjadi pahit atau tidak normal
- Potensi iritasi kulit pada sebagian orang
- Tidak disarankan untuk konsumsi jangka panjang tanpa pengolahan lanjutan
Oleh karena itu, penting untuk tidak melebihi dosis yang dianjurkan dan tetap mengkombinasikan dengan metode lain seperti penyaringan dan perebusan.
Baca juga: 5 Manfaat Batu Tawas untuk Ketiak yang Perlu Kamu Tahu
Jadi, dapat disimpulkan bahwa tawas dapat menjadi solusi praktis untuk menjernihkan air sumur yang keruh, terutama kebutuhan rumah tangga sehari-hari.
Secara umum, tawas aman digunakan jika sesuai takaran dan tidak berlebihan.
Namun, untuk air minum, penggunaan tawas harus disertai dengan proses tambahan seperti penyaringan dan perebusan.
Pemahaman cara penggunaan yang benar sangat penting agar manfaat tawas dapat diperoleh tanpa menimbulkan risiko bagi kesehatan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Wells.co.th