INDOZONE.ID - Minum tablet tambah darah sering dijadikan solusi buat yang mengalami anemia atau kekurangan zat besi.
Bener sih, zat besi itu penting banget buat bantu produksi hemoglobin yang ngebantu angkut oksigen ke seluruh tubuh.
Tapi gak sedikit yang ngalamin masalah mual setelah minum tablet tambah darah. Kok bisa ya?
Kenapa perut tiba-tiba gak nyaman dan pengen muntah setelah konsumsi suplemen penambah darah? Yuk kita bahas tuntas biar kamu gak bingung.
Kenapa Sih Banyak Orang Mual Setelah Minum Tablet Tambah Darah?
Pertanyaan ini sering banget muncul, terutama di kalangan anak remaja, ibu hamil, atau orang yang baru mulai minum suplemen zat besi.
Baca juga: Apa Itu Whip Pink yang Dikaitkan dengan Kematian Lula Lahfah? Ini Bahayanya!
Ada beberapa alasan kenapa efek ini terjadi, dan semuanya ada penjelasan ilmiahnya.
1. Tablet Zat Besi Bikin Lambung Iritasi
Pertama banget, mayoritas tablet tambah darah itu mengandung zat besi dalam bentuk ferrous (misalnya ferrous sulfate) yang memang relatif iritatif di lambung.
Saat zat besi masuk ke usus, ia bisa mengganggu lapisan lambung dan menyebabkan sensasi tidak nyaman atau mual.
Ini juga sering dihubungkan dengan efek samping gastrointestinal seperti mual, muntah, sembelit, atau perut kembung.
Sumber medis memang mencatat bahwa ini adalah efek yang umum terjadi ketika mengkonsumsi suplemen zat besi, terutama bila dosisnya besar atau diminum saat perut kosong.
Baca juga: Apakah Tawas Aman untuk Air Sumur? Ini Penjelasan Lengkapnya
2. Tubuh Belum Terbiasa dengan Suplemen
Kalau kamu baru mulai minum tablet tambah darah, kemungkinan tubuh kamu belum “terbiasa”.
Reaksi awal ini wajar, masuknya zat besi lebih besar dari yang biasa diserap tubuh bisa bikin saluran cerna bereaksi duluan.
Dalam literatur medis juga disebut bahwa efek seperti mual dan muntah bisa dirasakan selama beberapa hari pertama sampai tubuh menyesuaikan.
3. Dosis yang Terlalu Tinggi atau Salah Cara Minumnya
Banyak orang berpikir kalau dosis tinggi sama dengan hasil yang cepat.
Padahal, zat besi yang jumlahnya terlalu banyak sekaligus justru bikin sistem cerna “kaget” dan memicu mual lebih tajam.
Baca juga: Dari Konsultasi hingga Monitoring, Inilah Peran Telemedicine Saat Ini
Selain itu, minum tablet tambah darah saat perut kosong sering dikaitkan dengan rasa mual yang lebih kuat dibandingkan kalau diminum dengan sedikit makanan.
4. Interaksi dengan Makanan atau Obat Lain
Ada juga kasus di mana mual makin parah karena tablet tambah darah dikonsumsi bersamaan dengan makanan atau minuman yang mengurangi penyerapan zat besi, seperti susu atau kopi.
Interaksi ini membuat lebih banyak zat besi “mengendap” di perut, dan ini bisa bikin perut nggak nyaman.
Ini Bukan Alergi, Tapi Efek Samping yang Umum
Banyak orang panik dan mikir kalau mual itu berarti alergi atau tubuh nggak cocok.
Padahal sebenarnya mual setelah minum tablet tambah darah termasuk dalam efek samping yang biasa terjadi pada suplemen zat besi oral.
Baca juga: Sering Muncul di Area Mata, Ini Penyebab Milia yang Jarang Disadari
Dokter sering menyebut gejala seperti mual, perut kembung, hingga sedikit heartburn sebagai hal yang umum, terutama di awal pengobatan atau suplementasi.
Artikel ilmiah juga menunjukkan bahwa mechanism of nausea and vomiting dari suplemen zat besi berkaitan dengan cara tubuh menyerap zat besi dan bagaimana zat besi bisa memicu reaksi di sel-sel usus.
Beberapa jenis zat besi malah bisa menghasilkan radikal bebas yang meningkatkan kemungkinan iritasi lambung.
Gimana Cara Biar Mualnya Gak Terasa Berat?
Tenang, bukan berarti kamu harus stop minum tablet tambah darah selamanya.
Baca juga: Minum Obat Lebih Teratur dengan Bantuan Aplikasi Manajemen Obat
Ada beberapa tips yang sering direkomendasikan oleh tenaga kesehatan biar efek mualnya nggak terlalu ganggu:
1. Makan Dulu Sebelum Minum Tablet
Salah satu trik paling klasik adalah makan sedikit dulu sebelum minum suplemen. Misalnya sebiji roti, pisang, atau snack kecil lain biar lambung gak kosong.
Ini bisa bantu “buffer” zat besi supaya gak langsung menyerang lambung.
2. Minum dengan Vitamin C
Vitamin C bisa bantu penyerapan zat besi, jadi sebagian kecil orang justru ngerasa efek sampingnya berkurang kalau diminum bareng jus jeruk atau suplemen vitamin C.
Tapi jangan lupa, tetap dengan porsi yang dianjurkan ya.
Baca juga: Dari Desa ke Desa, Layanan Kesehatan TNI-Polri Keliling Obati Warga Terdampak Bencana Sumatra
3. Bagi Dosis Jadi Lebih Kecil
Kalau dosismu besar, coba bagi jadi dua kali dalam sehari dengan porsi yang lebih kecil.
Ini sering dilakukan supaya sistem cerna nggak “kaget” sekaligus menerima banyak zat besi.
4. Coba Variasi Bentuk Suplemen
Beberapa orang justru lebih cocok dengan bentuk extended release atau zat besi liquid ketimbang tablet biasa. Ini bisa bantu kurangi iritasi lambung.
5. Konsultasi Sama Dokter
Kalau mualnya berlebihan sampai kamu susah makan atau muntah terus-menerus, jangan ragu buat ngobrol sama dokter.
Baca juga: 5 Manfaat Retinol untuk Kulit Wajah, dari Atasi Jerawat hingga Anti Aging
Kadang mereka bisa ganti jenis zat besi atau atur dosis supaya lebih cocok buat kamu.
Kenapa Tetap Harus Minum Walaupun Mual?
Walaupun bikin mual, efek samping ini biasanya tidak berbahaya dan bersifat sementara.
Tablet tambah darah punya tujuan penting, yaitu mengatasi kekurangan zat besi yang bisa bikin kamu gampang capek, pusing, lemas, dan berdampak negatif buat kesehatan jangka panjang kalau dibiarkan berlarut-larut.
Jadi, selama mualnya masih dalam batas “normal” dan bisa dikendalikan, minum tablet tambah darah tetap dianjurkan sampai kadar zat besi kamu kembali normal.
Mual Itu Biasa, Tapi Bisa Diatasi
Singkatnya, mual setelah minum tablet tambah darah bukan hal langka atau sesuatu yang aneh.
Itu termasuk salah satu efek samping umum dari suplemen zat besi oral, apalagi kalau baru mulai atau masih belajar cara minumnya.
Penyebabnya bisa karena iritasi lambung, dosis besar, atau cara konsumsi yang kurang tepat.
Baca juga: Bayi Rentan Terpapar Asap Rokok, Ini Risiko dan Cara Melindunginya
Untungnya ada banyak tips supaya efek sampingnya lebih ringan dan kamu tetap bisa mendapatkan manfaatnya tanpa gangguan berarti.
Tetap ikuti anjuran dokter dan jaga asupan gizi supaya proses pemulihan anemia atau kekurangan zat besi bisa berjalan mulus tanpa drama perut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber