INDOZONE.ID - Mama dan Papa pernah nggak sih manggil si Kecil berkali-kali tapi dia tetap anteng aja, seolah-olah nggak dengar? Sebenarnya, anak usia 2 tahun yang tidak menoleh saat dipanggil belum tentu langsung berarti ada masalah serius.
Ada beberapa kemungkinan penyebabnya, mulai dari yang simpel sampai yang memang perlu dicek lebih lanjut. Supaya nggak keburu panik, yuk kita bahas satu per satu.
Baca juga: Benarkah Tumor Payudara Bisa Berkembang Jadi Kanker? Ini Penjelasan Medisnya
Kenapa Balita Bisa Tidak Respons saat Dipanggil?
Umumnya, bayi usia sekitar 6 bulan sudah mulai menoleh ketika namanya dipanggil. Seiring bertambah usia, kemampuan mendengar dan merespons lingkungan juga semakin matang.
Nah, kalau di usia 2 tahun anak masih sering tidak menoleh, ini beberapa kemungkinan yang bisa jadi penyebabnya.
1. Lagi Fokus dengan Dunianya
Anak kecil itu kalau lagi serius main bisa total banget fokusnya. Entah lagi susun balok, nonton kartun favorit, atau lagi memperhatikan sesuatu yang menarik, otaknya bisa mengunci ke satu hal.
Saat sedang fokus visual seperti itu, kemampuan mendengar bisa sedikit menurun. Jadi bukan berarti dia sengaja cuek, tapi memang otaknya lagi sibuk memproses hal lain.
Baca juga: Menahan Bersin Bisa Berbahaya bagi Kesehatan, Ini Penjelasan Medisnya
2. Suasana Lagi Terlalu Ramai
Coba ingat lagi, biasanya dipanggilnya di situasi seperti apa? Kalau lagi di acara keluarga yang berisik, banyak orang ngobrol, atau ada musik kencang, suara Mama dan Papa bisa saja kalah dengan kebisingan sekitar.
Anak usia balita masih belajar memilah suara. Kalau terlalu banyak stimulasi suara sekaligus, dia bisa kesulitan menentukan mana yang harus direspons.
3. Ada Gangguan Pendengaran
Kalau sudah dicoba di ruangan tenang, anak tidak sedang fokus apa-apa, tapi tetap tidak menoleh, ini memang perlu diperhatikan lebih serius.
Gangguan pendengaran bisa jadi salah satu penyebabnya. Kondisi ini bisa terjadi sejak lahir atau muncul karena hal lain seperti infeksi telinga, penumpukan kotoran telinga, atau kemasukan air.
Dalam beberapa kasus, gangguan seperti tuli sensorineural juga bisa memengaruhi kemampuan anak menangkap suara dengan jelas.
4. Tanda Gangguan Perkembangan
Tidak menoleh saat dipanggil juga bisa menjadi salah satu tanda gangguan perkembangan, seperti gangguan dalam spektrum autisme. Biasanya, kondisi ini disertai tanda lain, misalnya kurang kontak mata atau jarang berinteraksi sosial.
Namun, penting diingat bahwa satu gejala saja tidak cukup untuk langsung menyimpulkan. Tetap perlu evaluasi menyeluruh dari tenaga medis.
Baca juga: Viral Kopi Susu Gula Aren Disebut Bisa Picu Diabetes dan Sakit Ginjal, Benarkah?
5. Gangguan Saraf
Masalah pada saraf pendengaran atau saraf pusat di otak juga bisa memengaruhi respons anak terhadap suara.
Beberapa kondisi seperti cerebral palsy dapat berdampak pada berbagai aspek perkembangan, termasuk kemampuan merespons panggilan. Karena itu, kalau memang ada kecurigaan tertentu, sebaiknya jangan menebak-nebak sendiri.
Cara Memastikan Penyebabnya
Langkah pertama, coba panggil anak dalam suasana yang tenang dan tanpa distraksi. Pastikan dia tidak sedang asyik main atau menonton.
Kalau responsnya tetap minim dan kejadian ini sering berulang, Mama dan Papa bisa melakukan skrining perkembangan sederhana di rumah, misalnya menggunakan Kuesioner Praskrining Perkembangan (KPSP).
Selanjutnya untuk memastikan semua aman, tentu konsultasi ke dokter anak. Dokter bisa mengevaluasi pendengaran sekaligus melihat apakah ada tanda keterlambatan perkembangan lainnya.
Tips Supaya Anak Lebih Respons Saat Dipanggil
Menghadapi anak yang terlihat cuek memang butuh kesabaran ekstra, berikut beberapa hal yang bisa dicoba.
- Gunakan satu nama panggilan yang konsisten supaya anak familiar
- Saat memanggil, usahakan mendekat dan sejajarkan posisi agar bisa kontak mata
- Hindari memanggil sambil berteriak dari jauh
- Beri contoh respons yang baik saat anak memanggil Mama atau Papa
- Jika perlu, lakukan pemeriksaan pendengaran untuk memastikan semuanya baik-baik saja
Jangan langsung panik kalau anak tidak menoleh saat dipanggil. Amati polanya, lihat situasinya, dan jangan ragu konsultasi kalau memang terasa mengkhawatirkan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Klik Dokter