INDOZONE.ID - Punya orang di sekitar yang hobi bikin drama dan suasana jadi tegang? Hati-hati, efeknya ternyata nggak cuma bikin emosi terkuras.
Penelitian terbaru mengungkap, orang-orang seperti ini bisa berdampak langsung pada kesehatan, bahkan mempercepat proses penuaan tubuh.
Dalam studi tersebut, individu yang sering memicu stres dalam kehidupan sehari-hari disebut sebagai “hasslers”.
Kehadiran mereka bukan sekadar mengganggu suasana, tapi juga bisa mempengaruhi kondisi fisik dan mental secara keseluruhan.
Relasi Nggak Selalu Sehat
Selama ini kita sering menganggap hubungan sosial sebagai sumber dukungan. Padahal, nggak semua relasi membawa dampak positif. Ada juga hubungan yang justru bikin energi terkuras setiap hari.
Baca juga: Studi Bilang Instagram dan TikTok Paling Berbahaya bagi Kesehatan Mental
Lingkungan sosial punya pengaruh besar terhadap suasana hati, pola pikir, hingga semangat hidup seseorang. Kalau yang mendominasi justru hal-hal negatif, dampaknya bisa lebih serius dari sekadar bad mood.
Terbukti Bisa Bikin Cepat “Menua”
Penelitian yang melibatkan lebih dari 2.000 responden menemukan fakta menarik. Setiap satu orang “hassler” dalam hidup seseorang dikaitkan dengan peningkatan penuaan biologis sekitar 1,5%.
Artinya, tubuh bisa mengalami penurunan fungsi lebih cepat dibanding usia sebenarnya. Ini berkaitan erat dengan stres berkepanjangan yang memengaruhi sel dan jaringan tubuh.
Siapa yang Paling Berisiko?
Beberapa kondisi membuat seseorang lebih rentan terjebak dalam hubungan yang melelahkan, seperti:
- Pengalaman masa kecil yang kurang menyenangkan
- Kondisi kesehatan yang tidak optimal
- Kebiasaan tidak sehat seperti merokok
Lingkar pergaulan yang luas
Menariknya, sumber stres ini bisa datang dari orang terdekat, seperti keluarga. Setelah itu, baru dari lingkungan kerja atau sekitar tempat tinggal.
Dampak Nyata ke Mental dan Fisik
Semakin sering berhadapan dengan orang yang penuh tekanan, risiko gangguan mental pun meningkat. Mulai dari kecemasan, depresi, sulit fokus, hingga gangguan tidur.
Baca juga: Cara Menyikapi ‘Flexing’ saat Lebaran, agar Mental Tetap Sehat
Secara fisik, efeknya mungkin tidak langsung terasa, tapi tetap berbahaya. Stres kronis bisa memicu masalah kesehatan seperti penurunan daya tahan tubuh, gangguan metabolisme, hingga tekanan darah yang tidak stabil.
Kalau Nggak Bisa Menghindar, Lakukan Ini
Tidak semua hubungan bisa langsung diputus, apalagi jika menyangkut keluarga atau pekerjaan. Tapi kamu tetap bisa melindungi diri dengan beberapa cara:
- Tentukan batasan yang jelas: kenali apa yang bisa kamu terima dan apa yang tidak. Sampaikan dengan tegas tanpa harus kasar.
- Utamakan waktu untuk diri sendiri: lakukan aktivitas yang bikin pikiran lebih tenang, seperti olahraga atau sekadar istirahat dari keramaian.
- Ambil jarak saat diperlukan: menjauh sejenak bukan berarti menghindar, tapi bentuk menjaga diri.
- Pegang prinsip hidupmu: jangan selalu mengalah hanya karena tidak enak. Prioritaskan kesehatan mental dan kebahagiaanmu.
Jadi, nggak semua hubungan harus dipertahankan mati-matian. Orang-orang yang terus membawa energi negatif bisa memberi dampak jangka panjang, bahkan sampai mempercepat penuaan tubuh.
Menjaga jarak bukan tanda egois, tapi bentuk self-care yang penting. Karena pada akhirnya, kesehatan mental dan fisik adalah investasi terbesar dalam hidup.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Healthline