INDOZONE.ID - Bagi kamu yang memiliki kucing di rumah, pasti pernah terpikir soal penyakit menular scabies.
Scabies pada kucing adalah masalah kulit yang cukup umum. Penyakit ini disebabkan oleh tungau bernama Sarcoptes scabiei yang hidup di kulit dan bisa membuat iritasi.
Apakah Scabies Kucing Menular ke Manusia?
Jawabannya, bisa. Tungau penyebab scabies memang bisa berpindah ke manusia, namun perlu dipahami kalau tungau ini sebenarnya lebih sering memilih hidup di tubuh kucing.
Baca juga: Efek Samping KB Suntik 1 Bulan dan Cara Mengatasinya, Wanita Wajib Tahu
Jadi saat pindah ke manusia, biasanya mereka tidak bisa bertahan lama atau berkembang biak. Akibatnya, infeksi yang muncul di manusia cenderung ringan dan sementara.
Gejala Scabies Kucing pada Manusia
Walaupun tidak separah pada kucing, tetap saja gejalanya bisa membuat kamu nggak nyaman.
- Rasa gatal yang cukup intens, apalagi di malam hari
- Muncul ruam, bintik merah, atau bentol di kulit
- Kulit terasa kering dan iritasi
Gejala ini biasanya muncul di area yang sering kontak langsung dengan kucing, seperti tangan atau lengan. Tapi biasanya, kondisi ini akan membaik dengan sendirinya setelah tungau mati.
Pengobatan Scabies Kucing pada Manusia
Meski bisa sembuh sendiri, tetap ada cara untuk mempercepat pemulihan dan mengurangi rasa nggak nyaman.
- Menggunakan krim anti-gatal yang mengandung kortikosteroid atau antihistamin
- Memakai losion kalamin untuk menenangkan kulit
- Dalam kondisi tertentu, dokter bisa memberikan obat oral
Jika gejalanya terasa mengganggu, sebaiknya tetap konsultasi ke dokter agar penanganannya lebih tepat.
Baca juga: Cara Mengatasi GTM pada Anak agar Nafsu Makan Kembali, Orang Tua Wajib Tahu
Kapan Harus ke Dokter?
Meskipun umumnya tidak berbahaya, tetap perlu waspada jika muncul tanda seperti:
- Gejala tidak membaik dalam beberapa minggu
- Rasa gatal atau iritasi makin parah
- Kamu punya kondisi kesehatan tertentu yang memengaruhi imun tubuh
Scabies dari kucing memang bisa menular, tapi biasanya nggak sampai jadi masalah serius di manusia. Tetap jaga kebersihan dan segera tangani saat kucing menunjukkan gejala.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Banfield, Pet MD, Amatan