Kamis, 30 APRIL 2026 • 12:15 WIB

Benarkah Green Coffee Ampuh Turunkan Berat Badan? Ini Faktanya yang Jarang Dibahas!

Author

Ilustrasi Green coffee yang bisa turunkan berat badan. (Magnific)

INDOZONE.ID - Kalau kamu pernah tergoda sama janji “minum ini, lemak langsung luntur”, kemungkinan besar kamu sudah familiar dengan green coffee. Suplemen satu ini sempat jadi primadona di dunia diet, bahkan pernah dianggap solusi instan buat turun berat badan tanpa ribet.

Hypenya makin meledak sejak dipopulerkan oleh dokter selebriti asal Amerika, Dr. Mehmet Oz. Sejak saat itu, green coffee langsung naik kelas jadi “produk wajib” buat yang pengen kurus cepat.

Tapi, apakah benar seajaib itu?

Dari Tren Viral ke Tanda Tanya Besar

Green coffee sebenarnya cuma biji kopi mentah yang belum dipanggang. Kandungan alaminya, seperti asam klorogenat, sering diklaim bisa membantu membakar lemak dan menekan penyerapan gula.

Beberapa penelitian pada hewan bahkan menunjukkan hasil yang cukup “wow” berat badan turun, lemak tubuh berkurang. Tapi masalahnya, tubuh manusia nggak selalu bereaksi sama seperti hewan laboratorium.

Dan di sinilah realitanya mulai “bergeser”.

Baca juga: Mitos atau Fakta: Minum Kopi Bisa Bikin Tubuh Dehidrasi? Ini Jawabannya!

Ketika Dicoba ke Manusia, Hasilnya Nggak Seglamor Iklannya

Sejumlah studi pada manusia memang sempat menunjukkan penurunan berat badan. Tapi, jangan buru-buru senang dulu!

Kalau ditelusuri lebih dalam, banyak penelitian tersebut punya kelemahan:

  • Jumlah peserta terlalu sedikit
  • Durasi penelitian singkat
  • Metode yang kurang kuat

Artinya? Hasilnya belum bisa dijadikan bukti kuat.

Banyak ahli kesehatan akhirnya sepakat: klaim green coffee sebagai suplemen penurun berat badan masih jauh dari kata “terbukti”.

Jadi, Kenapa Masih Banyak yang Percaya?

Ilustrasi Green coffee (Magnific)

Jawabannya simpel: kita suka yang instan.

Janji “kurus tanpa usaha” selalu terdengar lebih menarik dibanding realita yang butuh konsistensi, seperti jaga makan dan olahraga. Ditambah lagi, branding dan marketing produk sering kali lebih meyakinkan daripada data ilmiah.

Akhirnya, green coffee tetap laku keras di pasaran meski bukti ilmiahnya belum valid.

Baca juga: Efek Tak Terduga Minum Black Coffee 2 Cangkir Sehari bagi Liver

Realita yang Jarang Diomongin

Kalau kamu berharap green coffee bisa jadi shortcut menuju tubuh ideal, mungkin ini saatnya turunkan ekspektasi.

Bukan berarti produk ini 100% nggak ada efek. Tapi, kalaupun ada, efeknya kemungkinan kecil dan nggak signifikan apalagi kalau gaya hidup masih berantakan.

Antara Harapan dan Kenyataan

Green coffee mungkin terdengar seperti solusi praktis, tapi sampai sekarang belum ada bukti kuat yang benar-benar membuktikan efektivitasnya untuk menurunkan berat badan.

Kalau kamu serius ingin hasil yang nyata, kuncinya tetap klasik: makan lebih terkontrol, gerak lebih aktif, dan konsisten.

Nggak ada minuman ajaib yang bisa menggantikan usaha nyata!

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Healthline.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU