Jumat, 15 MEI 2026 • 17:45 WIB

Orang Tua Wajib Tahu, Ini Jenis dan Gejala Hernia pada Anak

Author

Ilustrasi Hernia pada Anak. (Eliani Kusnedi)

INDOZONE.ID - Hernia pada anak terjadi ketika ada organ dalam tubuh yang menonjol keluar karena otot atau jaringan penahannya melemah.

Kondisi ini biasanya ditandai dengan munculnya benjolan di bagian tubuh tertentu, terutama saat anak menangis, batuk, atau mengejan.

Banyak orang tua mengira benjolan tersebut hal biasa, padahal hernia tetap perlu diperhatikan agar tidak menimbulkan masalah yang lebih serius.

Baca juga: MPASI Bukan Sekadar Kenyang, Simak Kandungan Gizi yang Dibutuhkan Anak

Jenis dan Gejala Hernia pada Anak

Nah, berikut beberapa jenis hernia pada anak beserta gejalanya yang penting diketahui orang tua.

1. Hernia Inguinal

Hernia inguinal terjadi ketika usus atau kandung kemih menekan area bawah perut hingga muncul benjolan di sekitar selangkangan.

Pada anak laki-laki, benjolan bahkan bisa terlihat sampai area buah zakar. Biasanya benjolan akan makin jelas saat anak menangis, batuk, atau aktif bergerak.

Selain benjolan, beberapa anak juga bisa merasa nyeri atau rewel karena tidak nyaman.

Baca juga: 10 Tahapan Pembukaan Melahirkan Normal, Calon Ibu Wajib Tahu!

2. Hernia Umbilikalis

Hernia umbilikalis lebih dikenal dengan istilah pusar bodong. Kondisi ini terjadi ketika bagian usus kecil menonjol di area pusar.

Jenis hernia ini cukup sering dialami bayi dan umumnya bisa membaik sendiri seiring bertambahnya usia anak. Tapi jika sampai usia lima tahun belum juga hilang, biasanya dokter akan menyarankan operasi.

Gejalanya paling mudah dikenali karena ada tonjolan lunak di sekitar pusar.

3. Hernia Epigastrik

Hernia epigastrik terjadi ketika lemak keluar melalui celah di antara dada dan pusar. Akibatnya, muncul benjolan kecil di bagian tengah atas perut.

Kadang ukurannya kecil dan tidak terlalu terasa. Tapi pada beberapa anak, kondisi ini bisa membuat area perut terasa nyeri atau tidak nyaman.

Jika benjolan semakin besar atau rasa sakitnya sering muncul, sebaiknya segera diperiksa ke dokter.

4. Hernia Hiatus

Jika jenis hernia lain biasanya melibatkan usus, hernia hiatus justru melibatkan lambung. Kondisi ini terjadi ketika sebagian lambung naik ke area dada melalui diafragma.

Gejalanya sering tidak terlalu jelas. Namun, anak bisa mengalami perut mulas atau rasa panas di dada seperti asam lambung naik.

Karena gejalanya mirip maag atau gangguan lambung biasa, kondisi ini sering tidak disadari sejak awal.

Baca juga: Eksim Sering Kambuh? Simak Penyebab dan Cara Meredakannya

5. Hernia Insisional

Hernia insisional biasanya muncul setelah anak menjalani operasi di area perut. Kondisi ini terjadi karena bekas sayatan operasi belum pulih sempurna, hingga usus menekan keluar.

Gejalanya berupa benjolan di area bekas operasi yang bisa terlihat makin besar saat anak batuk atau mengejan.

Risiko kondisi ini bisa lebih tinggi pada anak yang mengalami infeksi setelah operasi atau memiliki berat badan berlebih.

Jangan Abaikan Benjolan pada Anak

Benjolan akibat hernia biasanya akan lebih terlihat saat anak menangis, bersin, batuk, atau aktif bergerak. Meski beberapa jenis hernia bisa sembuh sendiri, kondisi ini tetap perlu dipantau agar tidak menimbulkan komplikasi.

Saat orang tua melihat ada benjolan yang tidak biasa di tubuh anak, terutama di area pusar atau selangkangan, sebaiknya langsung konsultasikan ke dokter.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Rsiabinamedika.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU